3 Juli 2010
Apes banget rasanya,..
Jempol kakiku sebelah kiri kan udah bengkak gara-gara jatuh pas mau keluar dari kos sampai-sampai jalanku pincang dan menahan sakit selama naik angot hingga sampai di rumah. Jalan ke rumah pun aku menyopot sepatu sebelah kiriku karena sakit banget rasanya..hu..hu..hu..
Beberapa hari berlalu semenjak kejadian mengenaskan itu. Aku pun sempat bermimpi kalau kuku jempol kakiku patah jadi dua. Nightmare...
Mimpi buruk itu pun terjadi. Saat aku menutup pintu belakang.....pintu itu pun menatap jempol kakiku yang bengkak. Spontan saja aku menangis kesakitan. Ada darah segar mengalir dari jempol kakiku itu, dan jempol kakikupun membiru. Tak lama setelah itu terlihat jempol kakiku membuka. Langsung saja mama membawaku ke RS Petrokimia.
Aku dibawa ke UGD. Disana kakiku dibersihkan kemudian dibius hingga dua kali. Kemudian terasa sakit sekali hingga aku menangis. Tapi tiba-tiba semua sudah selesai, kuku jempol kakiku sudah dicabut dan sekarang sudah diperban.
Dokter memberiku dua jenis obat, yang pertama obat penahan rasa sakit dan yang kedua adalah antibiotik yang diminumnya sehari tiga kali, pagi, siang, malam. Perbannya gak boleh dibuka dan gak boleh kena air dan 3 hari lagi kudu balik ke Poli Rawat Luka untuk diganti perban dan dicek keadaanya.
Ya Allah, segera sembuhkanlah jempol kakiku ini sehingga aku dapat beraktifitas seperti biasa dan juga dapat mengikuti tes tanggal 10 nanti, Amin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar