Tampilkan postingan dengan label curhatQ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhatQ. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Mei 2023

Service berkala

 Senin pagi-pagi aku sudah meluncur ke mitsubisi di daerah veteran untuk service berkala. Tadinya aku mau booking dulu tapi berhubung "WA" ku tidak kunjung dibalas, akhirnya kuputkan untuk langsung ke lokasi saja. Service kali ini masih gratis, makanya dayang kalau dilewatkan. 

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 9 pagi, sudah terdapat banyak antrian. Untuk ke CS saja, aku dapat urutan 14. Dan sekitar pukul 10an, aku pun ke CS dan mobil dihandle, sedangkan aku menunggu di ruang tunggu sambil menikmati popmie dan kopi susu gratis. 



Dan servicenya selesai sekalian dicuci pada pukul 15.30 WIB. Bener-bener seharian ini cuman ngedekem di Ruang Tunggu Mitsubishi. Dan ternyata saat kucek HP, mama WA nyuruh pulang aja kalau misal kesorean, wkwkwwkwkkw.... tanggung lah, kan ini juga udah selesai.

Setelah service, mobilku jadi harum dan seger, karena tadi nambah pengerjaan AC juga, walau nambah biaya tapi gak papa lah, worth it.



Jumat, 21 April 2023

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H

Hai, Halo,,,,,


Lama banget udah g pernah nulis blog lagi,,, antara males dan juga gak ada waktu, tapi memang lebih banyak males nya sih,,, wkwkwkwkwk,,,

Sekarang tahun udah berganti menjadi tahun 2023, malah udah hampir di pertengahan tahun, gak berasa waktu berlalu secepat itu. Apa hanya perasaanku atau memang bumi ini berputar lebih cepat dari tahun ke tahunnya.

Anyways,,,, hari ini adalah hari Jumat, dan bertepatan dengan tanggal 1 Syawal bagi Muhammadiyah, sedangkan pemerintah masih besok. Jadi untuk sholat ID hari ini kudu naik mobil ke GKB Konveks terlebih dahulu. Pukul 05.30 WIB aku, suami, anak2, dan mama berangkat, sedangkan Tia, adiku tinggal di rumah karena sedang berhalangan.

Pulang sholat ID, kami mampir ke MCD dengan antrian yang sangat panjang dan lama. Mungkin pihak MCD belum siap ataupun tidak memprediksi kedatangan banyak pembeli di pagi hari ini, mengingat untuk pemerintah masih beso hari rayanya sehingga hari ini masih puasa.

Kurang lebih satu jam lebih kami mengatri drive true di MCD, tapi gak sia-sia sih, karena sampai di rumah langsung ludes gak bersisa, hahahhahah.. Setelah itu kamipun bersiap unjung-unjung ke rumah saudara, yakni ke Bude Tutik dan Bude Sulis (kakak mama) dengan menggunakan baju kemabaran nuansa ijo olive yang belinya online. 







Lebaran tahun ini, tanpa Meta karna dia gak mudik karena nanti baru mau pulang Bulan Juli dan Oktober karna adda urusan juga.







Selasa, 16 November 2021

Pagi yang rempong

 Pagi ini, ayip udah berangkat duluan, dia berangkat subuh karna ad acara sepedaan, aku pun nanti sore misal tidak hujan, akan ad acara lari di lapangan thor seperti biasanya,

Untuk itu, pagi ini aku harus berangkat sendiri, ga bisa naik mobilku karna mobilku ditaruh garasi, tukeran sama mobil mama yang ditaruh depan rumah buat jaga2 kalau fatih ke sekolah pasha tapi lagi hujan kondisinya.

Aku pun pergi dengan gocar, yang ovonya tentu aja minta diisiin ayip dong, untuk itu aku inisiatif untuk bawak kartu etol agar nanti g susah cari uang cash bayar ke pak sopirnya, selain itu juga konektor maskerku ada didalam mobilku. Maka aku pun yang sudah rapi siap berangkat, pergi ke garasi untuk ambil etoll dan juga konektor masker, susah banget ternyata, sempet kejepit karna ukuran mobil xpander in lebih lebar dari jazz ataupun mobilio, namun akhirnya berhasil kudapat etoll dan juga konektor, namun alhadil celana yang kupakai warna krem jdi kotor semua dan itu nampak jelas,

Akhirnya aku harus ganti celana, dan bingung mau pakek celana apa,

Mau pakek celana warna krem uniqlo yg kayak rok tapi kok atasnya aku gombrong, g matching lah, trus mau pakek kulot kok cingkrang hadeuh, akhirnya pakek celana pinsil warna item deh.

Oh ya kerempongan juga terjadi karna sifa minta didulang makan rawon, trus minta dimandiin juga, padahal si pak grab udah sampe di depan rumah, hahahaha


Rabu, 16 Desember 2020

HP ku kepenuhan

 Hari ini aku cek WA Messenger loading terus, seperti eror, lalu aku cek di sisa memory penyimpanan HP ku yang ternyata hampir pebuh, terisi 60 GB dari total kapasitas 64 GB.

Aku pun langsung menghapus vidoo serta poto yang sudah tidak diperlukan, tapi tetap saja tidak terlalu berpengaruh terhadap kapasitas memory. Selanjutnya, aku memeriksa aplikasi dan besar penyimpanan data dari masing-masing aplikasi tersebut. Ternyata,,,, telegram memiliki kapasitas paling besar, yaitu 30 GB. Langsung saja aku hapus telegram, dan benar saja, memory HP ku langsung bertambah 30 GB.

Jadi sekarang kalau mau nonton pilm ataupun drakor, harus menggunakan komputer ataupun laptop, hiks


Senin, 07 Desember 2020

THE LAST MONTH OF THIS YEAR - 2020 "DECEMBER"


 Saat ini sudah memasuki bulan Desember...

Bulan paling akhir dari 12 Bulan yang ada.

Tak terasa 2020 akan segera berlalu, akan datang tahun 2021 yang menjadi harapan bagi seluruh orang setalah apa yang ada di tahun 2020 ini, mulai dari awal tahun ada banjir besar yang melanda, dan disusul oleh adanya virus COVID-19 yang membuat lumpuh perekonomian serta berubahnya sistem yang ada, yakni diberlakukanya sistem WFH (Work From Home). Awalnya sistem WFH diberlakukan bagia setiap karyawan, namun seiring berjalanya waktu, WFH diperuntukan bagi kondisi tertentu seperti :

  1. Wanita hamil
  2. Wanita menyususi
  3. Sedang sakit
  4. Hasil rapid reaktif 
  5. Positif COVID

Sistem pendidikan pun ikut terdampak, para siswa tidak datang ke sekolah, melainkan proses belajar mengajar  dilakukan secara daring (online), bahkan anak TK pun juga harus menggunakan sistem tatap muka online. Sidang dan wisuda pun dilakukan secara online. 

Selain itu adanya protokol kesehatan yang diberlakukan ditempat umum, seperti:

  1. Jaga jarak (Phisical distancing) sejauh 1 meter, yang prakteknya susah untuk dilakukan
  2. Menghindari kerumunan, maksimal 20 orang dalam satu ruang. 
  3. Untuk toko maupun restoran dan kendaraan umum hanya boleh diisi dengan kapasitas maksimal 50%.
  4. Jika masuk suatu tempat umum wajib untuk diukur suhunya, jika mencapai 37.5 derajat celcius ataupun lebih, jika lebih maka tidak boleh masuk,dan juga harus cuci tangan pakek sabun atau menggunakan hand sanitizer dan masker.

Untuk no.4 lucunya jika diukur suhu tubuh dan mencapai 37,5 derajat celcius maka biasanya disuruh untuk mendinginkan badan terlebih dahulu dan bisa diukur kembali. 

Naik pesawat dan kereta api harus menunjukan hasil rapid test yang non reaktif.

Selama pandemi terjadi, banyak memakan korban,,, Pak Herry Fit dan Pak Eko Daniel yang terlihat sehat-sehat saja, tiba-tiba dipanggil Allah SWT. Benar-benar tidak disangka. Begitu cepat prosesnya. Pak Alex pun sempat terkena virus COVID ini, namun Alhamdulillah Beliau dapat pulih.

Saat ini suamiku juga sedang terkena virus ini, dinyatakan positif setelah melakukan tes SWAB, Alhamdulillah nilai CT masih lumayan tinggi, dia angka 32 sehingga tidak merasakan gejala seperti demam, pusing, lemas, dll, namun tetap sesuai prosedur harus melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Bismillah semoga segera pulih.



Selasa, 26 Mei 2020

Corona - COVID19

Wabah yang melanda seluruh dunia. Berawal dari Cina hingga menyebar sampai pada Indonesia.Tidak pernah terbayangkan sampai dengan seperi sekarang keadaanya. Dulu saat virus tersebut mulai melanda dunia dan Indonesia belum terkena, Indonesia menyepelekannya. Dibilang orang Indonesia kebal dan segala macem, namun ternyata semakin hari semakin banyak orang yang dinyatakan positif terkena COVID19 ini.

Hingga sampai sekarang jumlah kasus COVID sbb :

Ringkasan kasus
IndonesiaIndonesia
Dikonfirmasi
23.165
+415
Sembuh
5.877
Meninggal Dunia
1.418
+27
Seluruh duniaSeluruh dunia
Dikonfirmasi
5,54 jt
+100 rb
Sembuh
2,27 jt
Meninggal Dunia
348 rb
+4.342
*)Tanggal 27 Mei 2020 (https://www.google.com/search?client=firefox-b-d&q=data+kasus+corona+di+indonesia) 

Padahal tadinya diprediksi kasus COVID ini akan menurun di Bulan Mei dan akan mulai recovery, namun fakta berkata lain. Masyarakat banyak yang bandel. PSBB (Pembatasan Sosila Berskala Besar) pun tidak berjalan dengan optimal.

Akibat COVID ini yang paling kurasakan:
  1. Bulan Ramadhan seperti tidak terasa, walaupun puasa, kami tidak dapat melaksanakan sholat tarawih berjamah di masjid
  2. Lebaran seperti tidak terasa, tidak diperbolehkan mudik membuat hari-hari berlangsung seperti hari biasa. Sanak saudara yang tinddal jauh tidak bisa pulang, Suamiku sendiri juga tidak bisa puang karena tidak adanya pesawat penerbangan komersial yang beroperasional. Begitu pula dengan adik-adiku yang berdomisili di Balikpapan dan Bogor.
  3. Nasabah banyak yang tidak membayar kewajiban
  4. Realisasi menjadi berkurang drastis
  5. Kebijakan OJK untuk Restruk COVID
  6. Banyaknya Nasabah KPR yang mengajukan restrukturisasi
  7. WFH (Working from home), walau aku sangat sedikit merasakannya
  8. Jam kerja yang berkurang, masuk jam 08.00, pulang jam 16.00
  9. Tidak boleh makan di tempat, harus take away
  10. Gojek gak boleh bawak penumpang, hanya boleh mengantarkan makanan
  11. Masker dan Handsanitizer sudah jadi perlengkapan sehari-hari
  12. Sekolah diliburkan, walau tidak libur beneran karena masih ada tugas yang diberikan secara online, namun harus diakui bahwa sistem pembelajaran seperti ini tidak berjalan dengan optimal.

Semoga wabah ini segera usai dan kondisi kembali seperti sedia kala. Aamiin,,,



Jumat, 28 Februari 2020

EOM Tidak Berasa EOM

Baru kali ini aku merasakan EOM yang tidak seperti EOM, malah terasa seperti hari biasa. Tidak ada kepanikan sama sekali. Terasa santai, bahkan sempet makan siang di Tunjungan Plaza dan pulang sebelum jam 5 sore, Amazing.

Yups, hal ini dikarenakan Laporan Akhir Bulan sudah dikirim kemarin. Jadi semua laporan sudah selesai. Lalu untuk pembayaran tidak akan mungkin masuk lagi kan kalau sudah diatas jam 3 sore. Karena Nasabah Komersial bukan seperti Nasabah konsumer yang dapat menstranfer angsuran per bulannya. Nasabah Komersial memiliki nilai angsuran bulan yang cukup besar sehingga tidak akan mungkin ditrasnfer memlalui mesin ATM.

Biasanya sih, walau sudah beres tapi tetep akan pulang malam, yakni paling cepet jam setengah 8. Karena gak enak sama unit lain yang pada masih sibuk proses EOM. Untuk EOM kali ini aku bisa pulang cepet karena papa masih opname di RS PETROKIMIA GRESIK, sehingga aku harus segera pulang dan berganti shift dengan mama.

Walau begitu, yang namanya HP memang harus on dan dipantau terus. Karen nyatanaya banyak WA urgent, baik dari pertanyaan posisi pencapaian dari Pak BM, lalu ada info mengenai WO, ada telpon konfirmasi dari Kantor Pusat, serta ada pula kendala mengenai eksekusi WO. Yah...paling tidak lumayan lah sudah di rumah, jadi bisa dengan santai mengerjakan hal itu semua.

Kamis, 20 Februari 2020

Pimpinan yang tidak bisa memimpin

Baru kali ini aku merasakan kepimpinan yang amat payah. Tidak ada hal positif yang aku pelajari darinya. Padala selama 8 tahun lebih aku bekerja di perusahaan ini, aku pernah dipimpin oleh berbagai karakter pimpinan. Dimana mereka memiliki kekuranga dan kelebihan masing-masing. Dari situ aku bisa belajar dan mengambil sisi positif merka. Namun, untuk kali ini, aku benar-benar tidak bisa menemukan sisi positif yang dapat kuteladani.  

Apa jadinya kantor ini jika dipimpin oleh orang seperti dia. Dia sendiri merasa bahwa dirinya tidak salah. Selalu menganggap orang lain salah. Menyuruh orang untuk tidak berbuat A tapi dia sendiri berbuat. Parahnya, dia seperti tidak merasa telah melakukan perbuatan A tsb. Merasa telah bekerja susah payah demi kantor ini, namun faktanya dia cuma duduk di meja. 

Memang berkali-kali dia bilang bahwa dia tidak ingin ditempatkan di Surabaya. Dan berkali-kali mnegkode untuk minta pindah.

Ya Allah,,,, tolong kabulkanlah keinginanya untuk pindah dari sini, dan berikanlah kami pemimpin yang bijak dan bisa menjadi suri tauladan, Aamiin...

Masih Berat

Minggu-minggu ini terasa sangat berat. Waktu terasa lambat berjalan..

Papa yang masih terbaring di Rumah sakit, bukanya membaik malah makin drop sampai dipindahkan ke ICU. Papa yang dulu menjaga kami, selalu menunggu sampai anak-anaknya pulang ke Rumah, bahkan saat aku harus pulang dini pun papa masih tetap terjaga. Sepertinya tidak tenang sebelum anak-anaknya telah sampai rumah dengan selamat.

Sedih rasanya jika mengingat hal itu. Sekarang keadaan menjadi terbalik. Papa tidak berdaya, berbaring di Rumah Sakit. Kondisi saat ini lebih buruk daripada tahun lalu.Sempat tahun lalu opname di RS namun hanya seminggu dan keadaan menjadi lebih baik. Namun, kali ini sudah 6 hari papa di Rumah Sakit. Keadaan tidak menjadi lebih baik. Malah lebih buruk dari awal masuk. Entah sebenarnya apa yang menyebabkan hal tsb. Saat awal masuk, torax papa normal, tidak ada masalah. Namun kemarin torax tsb seperti tertutup hampir 70% cuma dalam 5 hari saja. Dan sampai saat ini masih tidak tau apa yang menyebabkan tertutupnya torax tsb, apa karena cairan atau massa. Prediksi awal karena bakteri. Tapi bakteri apa masih belum dapat diketahui. Ini pun penangananya baru dibri antibiotik, namun sepertinya tidak begitu efektif sehingga harus mengganti anti biotik lainnya. Itu pun masih belum tau apakah efektif untuk pengobatan tsb, sehingga disarankan untuk menjalani tes kultur darah yang hasilnya baru akan didapat 10 hari kemudian. Selama masa tunggu 10 hari tsb, akan diberi anti biotik yang sering dipakai pada umunya.

Di ICU, Tia berjaga dari pagi sampai pagi, karena bermalam disana. Mama tidak bisa menemani karena harus menjaga anak-anak di rumah, sedangkan aku harus pergi kerja. Sempat aku cuti, namun tidak mungkin untuk cuti terus menerus. 

Ya Allah, semoga papa diberikan kekuatan, ketabahan, dan semangat menjalani cobaan ini. Semoga papa cepat pulih ya Allah... Dan kami sekeluarga juga mohon diberikan kekuatan, ketabahan dan semangat untuk mendampingi papa. Aamiin..

Selasa, 18 Februari 2020

Stresssss

Saat menulis blog ini, waktu menunjukan pukul 03.31 WIB. Aku tidak bisa tidur. Seminggu ini rasanya stres sekali. Pikiranku jadi menumpuk, dan merasa tidak tenang. Banyak hal yang menyebabkan hal itu, mulai dari permasalahan keluarga sampai dengan pekerjaan. 

Papa yang ngedrop dan opname di RS. Sedangkan mama serta ketiga anaku juga sakit. Belum lagi masalaha pekerjaan yang menunpuk, dari Nasabah yang memiliki iktikad tidak baik ataupun Nasabah yang protes dengan kebijakan baru serta tidak mentolerir adanya permasalahan sistem sampai dengan pimpinan yang riweh minta data mulu. Bahkan aku sampai tidak menghiraukan JAPRI nya saking aku pusing dalam menghadapi semua ini.

Disaat seperti ini, biasanya aku akan mendekat kepada Allah SWT di sepetiga malam, namun aku tidak bisa melakukan hal tsb karena sedang datang bulan. Makin menambah stres pikiran.

Ya Allah,,,,tolong hambaMu ini,,, lancarkanlah segala urusanku,,,sehatkan lah Papa, Mama, beserta anak-anakku...Aamiin,,

Jumat, 31 Januari 2020

BERULANG KEMBALI

Memang benar, yang namanya mengubah kebiasaan itu susah sekali. Apalagi jika sudah membudaya. Walaupun sudah diperingatkan berkali-kali oleh pihak eksternal tapi tetep saja diulang demi mencapai tujuan. Sudah tau apa yang dilakukan salah, tapi tetap saja melakukannya. Rasanya tidak pernah kapok. Ya Allah bukakal pikiran mereka agar mereka tersadar,,bukan untuk sementara saja..aamiin..

#DRAMAEOM

Kamis, 30 Januari 2020

DAFTARIN HAIRA KE SD

Daftar sekolah saat ini kayak beli mobil XPANDER yang kudu inden dulu. Yah dulu akhir tahun 2017, aku dan suami berencana beli mobil. Suami pengenya XPANDER. Tapi kudu inden hampir 3 bulan lamanya. Padahal mobilnya harus segera dipakai sebulan lagi. Akhirnya kami memutuskan untuk memebeli MOBILIO saja, karena selain unit sudah ready, juga ada cash back akhir tahun. Yah begitu juga dengan utrusan daftar sekolah. Kudu inden juga, malah setahun loh.... Saat ini Haira masih berada di TK A kalau jaman dulu sih bialngnya TK Kecil. Tahun depan masih harus TK B, baru SD. Tapi sejak sekarang sudah disuruh untuk daftar SD.

Akhirnya, hari ini (Kamis, 30 Januari 2020), aku ijin untuk datang terlambat karena harus mengurus pendaftaran Haira. Kenapa harus Hari ini? Karena, paling lamabata bulan ini sudah harus daftarnya untuj dapat best price nya. Jadi yah, dari pada besok jumat yang hari nya pendek, ditambah lagi ada briefing di lobi, mending hari in aja ijin terlambatnya. 

Pagi-pagi sekitar jam 7an, aku ke TK dulu untuk mendapatakan surat keterangan asal TK sebagai salah satu persyaratan pendaftaran. Suratpun kudapat dengan mudah karena sudah dari beberapa hari kemarin, aku bertanya lebih dahulu ke wali kelas HAIRA. Setelah kudapat surat tsb, aku pun bergegas pergi ke SD MUH 1 GKB.

Sampai di SD, aku diantar security kr ruang TU sepertinya. Di ruang tsb sudah ada beberapa wali murid yang ternyata datang untuk maping. Maping adalah suatu proses yang dilakukan oleh penguji pihak se kolah kepada wali murid dan calon murid, mungkin kurang lebih seperti tes. HAIRA sendiri aku minta untuk mappingnya bisa diadakan tanggal 14 Febuari 2020 saja. 

Semua persyaratan aku berikan ke pada salah sata staf. Cicilan uang pangkal pun aku serahkan. Sebagai tanda terimanya, aku diberikan kuitansi. Setelah itu, aku pun segera balik mobil dan berangkat ke kantor. ALHAMDULILLAH...urusan beres.

 

Sabtu, 25 Januari 2020

TAHUN BARU IMLEK - TIKUS

Pagi ini hujan mengguyur deras kota Gresik, mungkin merupakan pertanda. Hari ini adalah hari IMLEK yang diperingati oleh masyarakat Tionghoa. Karena itu maka hari ini libur. Klo aku sih memang Sabtu itu libur, tapi bagi Haira dimana hari Sabtu dia tetap sekolah maka dia sangat senang.

Rencana Sabtu ini adalah pergi ke TP, tentu saja dengan mama, Haira dan Syifa. Untuk itu kami harus bersiap jam 8 karena jam 9 kami sudah harus brangkat. Jika tidak maka, tidak akan kebagian parkir. 

Jam 10 kurang 5 menit, kami sudah sampai tujuan. TP pun masih gelap karena belum benar-benar dibuka. Baru jam 10 lampu dinyalakan dan officialy open.

Tempat yang kami kunjungi di TP:
  1. ZARA
  2. Mango
  3. D'Journal Cafe
  4. HnM
  5. FoodCourt - cuma buat beli ice cream
  6. Naughty
  7. Nisrina
  8. Masjid
  9. Penyetan Janc*k
  10. Hijub store
  11. Uniqlo
Banyak juga tempat yang kami singgahi hari ini, Syifa dan Haira pun menjadi capek dan ngantuk. Sepertinya mama juga, karena sepanjang perjalan pulang hanya aku saja yang terjaga, secara aku yang nyetir, heheheheheh

Sebelum sampai rumah, kami mampir dulu ke Holland buat beli oleh-oleh papa dan fatih di rumah.

Kamis, 23 Januari 2020

MUNGKIN SUDAH SEPAROH PERJALANAN

Tnpa kusadari waktu cepat berlalu, saat ini sudah hari jumat saja dan besok weekend,,,, tidak terasa juga aku sudah berusia 31 tahun dan tahun ini akan tambah lagi menjadi 32 tahun. Kurenungkan hidupku untuk flashback ke tahun - tahun sebelumnya. Apa saja yang sudah aku lakukan selama 30 tahunan ini??? Dan mungkin usiaku sudah berada separoh di bumi ini, dunia fana ini. Aku harus berbenah diri dan bertaubat.

Rabu, 15 Januari 2020

15.01.2020 - RABU

Sebenernya hari ini rasanya malas sekali untuk keluar kantor, tapi mau kapan lagi, mumpung ada barenganya yakni Mbak Dini yang juga mau liat proyek dengan tujuan yang searah. Alhasil keluarlah aku hari ini, ke arah Mojokerto. Planning awalnya sih mau ke 3 lokasi. Tapi ternyata ada lokasi lain berdekatan yang belum pernah aku kunjungi, jadilah aku pergi ke 5 lokasi. Luar biasa....

Saking banyaknya lokasi, makan siang jadi kepending jam 2lebih, hampir setengah 3 depertinya. Kepalaku mulai pusing dan perutku keroncongan. Setelah melihat 5 lokasi tersebut barulah kami makan siang dengan menu SOTO KUDUS. Warungnya sih keliatan biasa saja yang berada di pinggir jalan raya besar. Tapi ternyata rasanya enak juga.

Di tempat makan ada seorang wanita mungkin usianya 20an yang meminta sumbangan dengan menyodorkan amplop. Amplop itu pun diterima oleh Mbak Dini. Namun karena di dompet tidak ada uang receh, hanya 50ribuan jadi amplop itu pun dikembalikan. Seperti tidak terima, wanita tsb terus saja mengikuti kami hingga sampai kasir. Setelah ada uang kembalian, Mbak Dini pun mengisi amplop tsb.

Setelah itu, Mbak Dini diantar ke stasiun untuk mengambil motor dan langsung pulang, mengingat rumah Mbak Dini ada di Mojokerto juga. Dan aku pun balik kantor.

Sebelum balik kantor, mampir dulu ke Natasha karena krimku udah habis, lumayan lah jadi gak usah mampir ke Natasha waktu pulang nanti, pikirku. Dan benar saja, ternyata waktu pulang jalanan sangat macet dan bisa dikatakan stuck mulai depan kantor sampai dengan RKZ. Ada setengah jam lebih aku terjebak.Kepalaku rasanya pusing sekali.


Jumat, 03 Januari 2020

WELCOME 2020

Tak terasa tahun 2019 telah berakhir sudah..
 Acara tutup tahun di Kantor pun tidak begitu meriah, malah cenderung tidak jelas, hanya makan2 dan bakar2 sate.
Tahun yang terasa berat, dimana pencapaian semakin merosot, bukan hanya di Cabangku tapi hampir keseluruhan Cabang-cabang lainnya. 
Di tahun yang baru ini, 2020, aku berharap semua akan menjadi lebih baik..
AAMIIN,,,


Selasa, 24 Desember 2019

Liburan NATAL - H1 - ke TP aja

Aku bangun kesiangan,,,begitu aku buka mata jam sudah menunjukan pukul 6 kurang lima belas menit. Untung saja hari ini libur. Dan Rencana hari ini adalah ke TP. jadi harus siap-siap lumayan pagi juga, dimana jam 9 nan harus sudah berangkat karena jika tidak begitu maka akan susah dapet parkir atau malah bisa-bisa gak kebagian parkir.

Sekitar jam 9 pagi, aku, mama, Haira dan Syifa pergi ke TP, sedangkan yang cowok=cowok yakni papa dan Fatih tinggal di rumah.

Jam 10 lebih 5 menit kami tiba di TP. Al hasil parkiran masih kosong, alhamdulillah....

Acara yang kita lakukan di TP:
  1. ZARA, aku beli outer yang sebenernya disukai sama mama tapi berhubung ukuran tinggal S dan tinggal sebiji, jadi kuambil aj
  2. STARBUCK, disini mampir karena anak-anak rewel minta makan, jadi karena lokasi tepat didepan ZARA, mampirlah kita disini, bukan beli kopi tapi beli croisant, donat dan jus
  3. KIDZSTATION, beliin anak-anak mainan, karena Haira rewel awalnya minta jam IMOO jadi agar dia gak ngambek, dibeliinlah mainan ini
  4. GOKANA, anak-anak minta minum jadi biar sekalian makan, kuputuskan untuk kesini, mama beli ramen pedes level 3, dan aku beli set menu spesial 2, yang isinya nasi, sayur, daging, gorengan. Klo anak-anak sih minum aja sama makan free snack.
  5. PASTEL, aku lupa namanya jadi aku sebut pastel aja. Ini buat oleh-oleh papa dan Fatih di rumah.
  6. MORU, beli es krim buat Haira dan Syifa biar gak rewel.
  7. ASINAN MANGGA, lupa juga konter yang jual apa. Klo ini sih karena aku yang kepengen.
  8. MATAHARI, mama tertarik beli bedak karena sedang diskon 40%, lumayan lah dari harga 199ribu jadi cuma 119ribu. Cuma, warna yang biasa dipakek yakni JAPANESE MAPPLE gak ada, akhirnya dipilihlah warna SAVANAH yang mendekati.

Senin, 23 Desember 2019

Hari Kecepit

Hari ini bisa dibilang sebagai hari kecepit, karena berada ditengah-tengah hari libu, yakni minggu dan selasa yang libur karena cuti bersama menjelang Natal. Mungkin ini juga yang membuat jalanan menjadi sepi. Disamping sudah libur panjang untuk anak sekolah tentunya. Pagi tadi aku berangkat ke kantor dengan kondisi jalan yang lenggang. Begitu juga saat pulang, namun aku terkena macet saat di Gresik, tepatnya sepanjang jalan RS Semen Gresik hingga lampu merah perempatan Giri. Kemacetan disebabkan adanya penyempitan jalan yang juga disertai hujan gerimis.

Meski besok dan lusanya libur, Ayib tidak pulang ke rumah. Alasanya sih karena gak dapet cuti. Menurutku sih karena seminggu kemaren ibu dan adik-adiknya pergi ke Makasar untuk menemaninya wisuda. Mereka pun stay di Makasar sampai dengan hari Sabtu, jadi bisa diperkirakan dong budget nya. Jika pulang, maka pengeluaran akan semakin membengkak. Inilah yang aku pikirkan sebagai alasan kenapa Ayib tidak pulang.

Hari ini aku makan cukup banyak dan bervariasi. Dimulai dari Sarapan Bubur Madura yang manis. Bubur Madura tsb sebagai sajian selepas upcara Peringatan Hari Ibu yang diselenggarakan di Kantor. Siangnya, aku mencoba menu GoFood, kerang hijau saos padang serta paket nasi ikan kakap. Ternayata rasa tidak terlalu enak menurutku untuk saos padangnya, sedangkan ikan kakapnya tergolong berukuran kecil. Mungkin karena ini, akhirnya sore hari aku order lagi menu McD, yakni Es krim Sundae Coklat serta Apple Pie, YUMIIE...Dan untuk malamnya ditutup dengan CETOS yanag dimakan rame-rame bareng anak-anak.

Rabu, 11 Desember 2019

Sebuah Renungan Akhir Tahun 2019

Baru saja aku iseng membuka postinganku yang dulu, dari tahun 2010 sampai dengan saat ini. Lucu juga ternyata... Di tahun 2010 aku banyak alay nya, tapi masih semangat dalam menulis, terbukti dari panjangnya postingan yang aku buat.

Kealayanku di tahun 2010 terjadi di seputar kehidupan asmara, ceilah,,,, Jaman dulu, masih pacaran, dimana aku rasanya cinta mati, trus apa-apa selalu ijin dan takut klo membuat doi marah. 

Di tahun 2011, mulailah aku mengalami kesendirian, jauh dari keluarga. Rasanya sungguh tidak mengenakan. Aku mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis, dari 52 KG menjadi 45 KG. Luar biasa.  Pekerjaanlah yang mengahruskan aku jauh dari keluarga. Betapa tidak, OJT aku di Tangerang dimana tidak ada sanak famili, hanya aku sebatang kara. Ditambah lagi tugas, target, dan rekan sekelompok  saat OJT benar-benar membuat aku frustasi. Setelah OJT berakhir, aku berharap ditempatkan di daerah Surabaya atau Bogor. Surabaya karena dekat dengan rumah (PP Surabaya Gresik masih bisa lah), atau Bogor dimana ada adiku yang sedang kuliah di IPB. Tapi nyatanya, takdir berkata lain, aku pun ditempatkan di Jakarta. 

Kerja di Jakarta yang seorang diri membuat aku sering merasa galau dan kesepian. Hidup di Jakarta membuat aku menjadi pekerja keras, namun disisi lain aku menjadi semakin egois dan cuek. 

Di tahun 2012 tidak jauh berbeda dengan tahun 2011, masih di Jakarta, masih merasa kesepian. Bedanya aku sudah diangkat menjadi pegawai tetap.

Di  akhir tahun 2013, aku melepas masa lajang bersama dengan pacarku, Ayib, dan aku masih di Jakarta. 

Di tahun 2014 rasanya tidak ada bedanya dengan tahun-tahun sebelumnya, masih di Jakarta, dan masih merasa kesepian. Karena walaupun sudah menikah, tapi aku tidak tinggal dengan suami. Suamiku di Batam sedang aku masih saja di Jakarta. Oh ya, di Tahun 2014 ini, aku akhirnya menjadi seorang ibu. Berkah yang sangat luar biasa.

Di tahun 2015 masih saja di Jakarta, dan aku hamil anak ke-2. Semntara anak pertamaku aku tinggal di rumah Gresik dengan eyangnya.

Di tahun 2016 aku melahirkan anak ke-2, yang akhirnya terpaksa aku tinggal juga bersama dengan kedua orang tuaku, karena aku masih bertugas di Jakarta.

 Di tahun 2017, aku hamil anak ke-3 yang membuatku memutuskan untuk resign. Sudah tidak kuat rasanya, hidup sebatangkara. Sudah punya suami dan anak namun rasanya masih seperti masih single dan kesepian. Sampai aku berharap kalau waktu bisa diputar kebeakang, maka aku tidak akan mengambil pekerjaan ini. Namun akhirnya, penderitaanku selama ini berakhir sudah. Di akhir tahun 2017 aku mlahirkan anak ke-3 dan disertai dengan memo mutasiku ke Surabaya. ALHAMDULILAH segala puji syukur aku panjatkan kepada ALllah SWT.

Di tahun 2018, saat cuti melahirkan ku telah selesai, aku harus kembali lagi ke Jakarta mengurus beberapa hal disana dan mebuat BAST pekerjaan untuk kemudian kembali ke Surabaya dan bertugas disini. 

Ternyata memang benar, apa yang digariskan Allah SWT adalah hal yang terbaik untuk kita. :')






Senin, 09 Desember 2019

HUT KPR 43 - JUARANYA KPR

Hari ini, 10 Desember bertepatan dengan HUT KPR. Dan tidak terasa sudah 43 tahun KPR telah ada di Indonesia ini.

Sebagai Bank yang berbasis KPR, bank BTN turut berbangga dan bersuka cita. Pada hari Minggu tanggal 9 Desember 2019 kemarin saja diadakan acara bersepeda bareng di Jakarta sebagai salah satu cara merayakan HUT KPR. Selain itu, di seluruh kantor cabang dan outlet wajib mendekor lobi dengan atribut HUT KPR 43 serta disediakan cemilan dan sovenir untuk beberapa pengunjung pertama.

Kantor Cabangku sendiri telah mendekor lobi dan kami pun berfoto bersama.