Saat ini sudah memasuki bulan Desember...
Bulan paling akhir dari 12 Bulan yang ada.
Tak terasa 2020 akan segera berlalu, akan datang tahun 2021 yang menjadi harapan bagi seluruh orang setalah apa yang ada di tahun 2020 ini, mulai dari awal tahun ada banjir besar yang melanda, dan disusul oleh adanya virus COVID-19 yang membuat lumpuh perekonomian serta berubahnya sistem yang ada, yakni diberlakukanya sistem WFH (Work From Home). Awalnya sistem WFH diberlakukan bagia setiap karyawan, namun seiring berjalanya waktu, WFH diperuntukan bagi kondisi tertentu seperti :
- Wanita hamil
- Wanita menyususi
- Sedang sakit
- Hasil rapid reaktif
- Positif COVID
Sistem pendidikan pun ikut terdampak, para siswa tidak datang ke sekolah, melainkan proses belajar mengajar dilakukan secara daring (online), bahkan anak TK pun juga harus menggunakan sistem tatap muka online. Sidang dan wisuda pun dilakukan secara online.
Selain itu adanya protokol kesehatan yang diberlakukan ditempat umum, seperti:
- Jaga jarak (Phisical distancing) sejauh 1 meter, yang prakteknya susah untuk dilakukan
- Menghindari kerumunan, maksimal 20 orang dalam satu ruang.
- Untuk toko maupun restoran dan kendaraan umum hanya boleh diisi dengan kapasitas maksimal 50%.
- Jika masuk suatu tempat umum wajib untuk diukur suhunya, jika mencapai 37.5 derajat celcius ataupun lebih, jika lebih maka tidak boleh masuk,dan juga harus cuci tangan pakek sabun atau menggunakan hand sanitizer dan masker.
Untuk no.4 lucunya jika diukur suhu tubuh dan mencapai 37,5 derajat celcius maka biasanya disuruh untuk mendinginkan badan terlebih dahulu dan bisa diukur kembali.
Naik pesawat dan kereta api harus menunjukan hasil rapid test yang non reaktif.
Selama pandemi terjadi, banyak memakan korban,,, Pak Herry Fit dan Pak Eko Daniel yang terlihat sehat-sehat saja, tiba-tiba dipanggil Allah SWT. Benar-benar tidak disangka. Begitu cepat prosesnya. Pak Alex pun sempat terkena virus COVID ini, namun Alhamdulillah Beliau dapat pulih.
Saat ini suamiku juga sedang terkena virus ini, dinyatakan positif setelah melakukan tes SWAB, Alhamdulillah nilai CT masih lumayan tinggi, dia angka 32 sehingga tidak merasakan gejala seperti demam, pusing, lemas, dll, namun tetap sesuai prosedur harus melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Bismillah semoga segera pulih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar