Semester ini, semua mata kuliah Alhamdulillah sudah kuambil, hanya skripsi yang masih tersisa.. Untuk itu, aku menginginkan kerja magang agar waktu luangku tidak terbuang percuma. Deri mengajakku untuk mencoba kerja magang, dan walu tidak dibayar tapi kami rela demi mendapatkan pengalaman dan mngetahui rasanya kerja di dunia nyata.
Kami pun mengajukan diri untuk magang di Kantor Cabang Bank mandiri BASRAH Surabaya. Proses pengajuan permintaan magang hingga kami diterima berjalan dengan amat lancar. Kami hanya menyerahkan:
Kami pun mengajukan diri untuk magang di Kantor Cabang Bank mandiri BASRAH Surabaya. Proses pengajuan permintaan magang hingga kami diterima berjalan dengan amat lancar. Kami hanya menyerahkan:
- proposal magang,
- surat permohonan magang,
- surat pengantar dari Kampus,
- Fotokopi KTM serta KTP.
Setelah menyerahkan semua persyaratan tersebut, kami diminta untuk menunggu keputusan dari kantor wilayah dan menghubungi Pak Kamil sebagai manajer administrasi di Bank Mandiri cabang BASRAH SBY.
Satu minggu sebelum tanggal rencana kami magang, kami pun menelepon Pak Kamil. Dan kami pun diterima.Seperti pada rencana magang yang tercantum dalam proposal maka kami dijadwalkan magang mulai dari tanggal 5 hingga 23 Oktober 2009. Jadwal kehadiran kami yakni mulai dari pukul 08.00 hingga 16.30 WIB. Benar-benar seperti pegawai bank.
Hari pertama kami dipertemukan dengan Kepala Cabang, Pak Wenang. Setelah itukami diperkenalkan kepada seluruh pegawai bank. Dan akhirya kami ditempatkan di bagian kredit sesuai dengan permohonan kami.
Kredit di Bank Mandiri dibagi menjadi dua bagian yakni
Consumer Loan :
untuk keperluan konsumsi seperti ingin membeli sepeda motor, KPR rumah, dsb. Untuk mendapatkan kredit ini maka calon nasabah diwajibkan memiliki gaji yang ditransfer melalui bank Mandiri atau yang dikenal dengan sebutan 'Payroll', sehingga kredit ini tidak memiliki resiko yang terlalu besar.
Mikro Bisnis Unit :
produk yang ditawarkan ada dua, yakni KUM dan KSM. KUM adalah kredit yang khusus diperuntukkan bagi wiraswasta. Dana yang didapatkan biasanya dipakai untuk mengembangkan usaha. KSM ialah kredit yang diperuntukkan bagi pegawai, kredit ini sifatnya boleh payroll atau pun non-payroll.
Aku dan Deri sengaja minta untuk ditempatkan di bagian Mikro ini. Kami diperkenalkan kepada Pak Anton selaku MMM dan Mbak Tanti selaku MKA. Dan kami pun diberi tahu mengenai struktur mikro bisnis unit ini yang terdiri dari distric manager, cluster manager, MMM, MKA, MKS dimana tugas-tugas sebagai berikut:
Consumer Loan :
untuk keperluan konsumsi seperti ingin membeli sepeda motor, KPR rumah, dsb. Untuk mendapatkan kredit ini maka calon nasabah diwajibkan memiliki gaji yang ditransfer melalui bank Mandiri atau yang dikenal dengan sebutan 'Payroll', sehingga kredit ini tidak memiliki resiko yang terlalu besar.
Mikro Bisnis Unit :
produk yang ditawarkan ada dua, yakni KUM dan KSM. KUM adalah kredit yang khusus diperuntukkan bagi wiraswasta. Dana yang didapatkan biasanya dipakai untuk mengembangkan usaha. KSM ialah kredit yang diperuntukkan bagi pegawai, kredit ini sifatnya boleh payroll atau pun non-payroll.
Aku dan Deri sengaja minta untuk ditempatkan di bagian Mikro ini. Kami diperkenalkan kepada Pak Anton selaku MMM dan Mbak Tanti selaku MKA. Dan kami pun diberi tahu mengenai struktur mikro bisnis unit ini yang terdiri dari distric manager, cluster manager, MMM, MKA, MKS dimana tugas-tugas sebagai berikut:
- DISTRICT MANAGER: membawahi propinsi
- Cluster Manager: membawai area
- MMM : membawai Mikro Bussines Unit
- MKS : mencari calon debitur
- MKA : menganalisa pengajuan kredit nasabah (scoring)
ikut mengentri data-data yang nasabah, baik dalam proses verifikasi maupun skoring. Skoring dilakukan untuk mengetahui kredit yang diajukan oleh nasabah di-approve atau di-reject. Namun, proses scoring ini tidak seperti analisa yang dipelajari di bangku kuliah. Proses ini sangat tergantung pada sistem, dimana sistem sifatnya tertutup dan hanya diketahui oleh pusat. MKA hanya menaksir pendapatan maupun pengeluaran yang ditanggung oleh nasabah per bulan atau per tahunnya dengan dibantu oleh MKS yang langsung turun ke lapangan.
Kani juga ikut mendata jaminan nasabah yang terdiri dari:
- BKPB dan surat nikah untuk pinjaman 10 juta atau lebih
- Surat nikah dan ijasah untukpinjaman kurang dari 10 juta
menata berkas nasabah yang telah disetujui pengajuan kreditnya serta telah dialkukan perjanjian kredit. Berkas-bekas tersebut terdiri dari:
- APLIKASI
- LAPORAN KUNJUNGAN NASABAH DAN INVESTASI KREDIT
- BAPA (jika jaminan berupa SHM, BPKB)
- VERIFIKASI
- SCORING
- NOTA ANALISA
- SKU (SURAT KETERANGAN USAHA)
- SURAT PENAWARAN PEMBERIAN KREDIT
- PERJANJIAN KREDIT
- JAMINAN (SURAT NIKAH, IJASAH, SHM, BPKB)
- SURAT KUASA SITA JAMINAN
- CHECKLIST
- KUASA PENDEBETAN
- BAST
- JADWAL ANGSURAN
- TRANSPARANSI
- DOKUMEN PENDUKUNG LAINNYA: SLIP GAJI, SURAT KETERANGAN KERJA (untuk KSM), PEMBAYARAN LISTRIK, AIR, TELEPON, DLL
biru muda: untuk KUM
kunign: untuk SKM
Setelah seminggu di MBS BASRAH, yang kami pelajari ialah:
ALur kredit:
- MKS mencari nasabah
- Nasabah yang tertarik mengajukan kredit dengan mengisi aplikasi kredit, menyerahkan pas foto nasabah dan pasangan(4x6), fotokopi KTP, jaminan, Materai, surat keterangan usaha atau surat keterangan bekerja.
- MKS mensurvei nasabah tersebut dengan berkunjung ke rumahnya, tempat usaha,dll
- MMM melakukan BI checking, yakni mengirim permintaan pada BI untuk melihat record calon nasabah mengenai pernah tidaknya berhutang dan bagaimana tanggal pembayaran hutang tersebut, apakah lancar atau kah tidak. Angka 1 menunjukkan kelancaran pembayaran, 2 agak lancar(2A:2-29 hari, 2B:30-59 hari, 2C:60-89hari), 3 kurang lancar, 4 tidak lancar, 5 macet.Bila calon nasabah tersebut memiliki record yang bagus maka proses selanjutnya dapat diteruskan, namun bila tidak maka proses berhenti sampai disini saja(kredit ditolak).
- MKS mengisi Laporan Kunjungan Nasabah dan bila calon nasabah tidak memiliki laporan keuangan maka MKS yang membuat laporan ini berdasarkan data-data yang digali selama survei
- Semua berkas diserahkan pada MKA
- MKA melakukan scoring dengan menggunakan sistem LOS
- Hasil scoring diperiksa oleh MMM
- MMM mengirim hasil scoring tersebut untuk dimintakan persetujuan kredit kepada pihak pusat
- Pusat kemudian mengirimkan hasil tersebut kepada MMM kemudian diberikan lagi pada MKA
- MKA kemudian mencetak PK dan SPPK untuk mengadakan penrjanjian kredit
- Nasabah diundang untuk menandatangani PK dan SPPK
Minggu keduapun telah kami lalui, dan kami pun semakin dekat dengan para MKS, MKA dan MMM. Kami pun ikut OTS (On The Spot) dengan para MKS untuk melakukan presentasi, survei, mau pun menagih kredit kepada nasabah yang telah menunggak. Pernah suatu hari kami ikut survei hingga ke SUkodono, daerah yang jauh sekali, kurang lebih satu setengah jam perjalanan ditempuh dengan sepeda motor. Benar-benar perjalanan yang amat melelahkan. Aku saja yang cuma dibonceng merasa sangat capek dan kepanasan, apalagi dengan Deri yang menyetir sepeda, pasti capekknya dua kali lipat. Walau begitu, kami tetap menikmatinya.
Suatu hari, kami juga ikut presentasi ke sekolah-sekolah karena ada program "1 laptop 1 guru", jadi kredit ini dikhususkan untuk para guru baik yang sudah guru tetap, pns, atau juga yang masih gtt. Kelebihan dari kredit ini ialah bunga yang ditawarkan cukup ringan dan tentu saja dibawah bunga yang biasa ditawarkan untuk kredit pada umumnya yakni sebesar 1,2%. Kami ikut MKS presentasi di dua sekolah saja, yakni di SMP N 9 Surabaya dan SMP N 20 Surabaya. SMP N 9 masih dekat dengan basecamp tapi klo SMP N 20 ada dipucuk surabaya rasanya, yakni ada di Manukan. Akses jalannya sebenarnya cukup baik walau pun sempit namun untuk mempercepat sampai maka mengambil jalan pintas yang sempat membuat Deri bergidik ketakutan. Jalannya sedang diperbaiki namun belum selesai jadi di salah satu sisi jalan sehingga kendaraan pun (terutama motor) berjalan melawan arus, termasuk kami. Untuk masalah menagih benar-benar sangat berat. Karakter nasabah berbeda-beda, ada yang baik dan sangat "welcome" sampai menyuguhi minuman, ada pula yang alot dan ngotot sehingga sempat terjadi adu mulut yang cukup sengit, ada pula yang menghindar untuk membayar. Hm.......sangat sulit kerja MKS ini.... Oh ya selain sulit ternyata mereka juga masih Out source, jadi posisi mereka tidaklah kuat, bia mereka melakukan kesalahan maka bisa diganti dengan sangat mudah. Mereka baru bisa menjadi pegawai kontrak Bank Mandiri bila telah mencapai pencairan kredit sebesar 1,5 M dan NPL dibawah 6 kemudian mengikuti tes seleksi untuk pegawai kontrak. Bila mereka lulus dalam tes ini maka mereka akan dikonrak oleh Bank Mandiri selama 5 tahun. setelah itu baru dipertimbangkan untuk diangkat menjadi pegawai tetap apabila performa mereka bagus di mata Bank mandiri, namun untuk menjadi pegawai tetap ini, mereka harus siap untuk ditempatkan dimana saja di seluruh Indonesia. an tidak hanya MKS yang mengalami ini namun, MKA pun juga harus melalui tahap yang sangat lama seperti ini..
Suatu hari, kami juga ikut presentasi ke sekolah-sekolah karena ada program "1 laptop 1 guru", jadi kredit ini dikhususkan untuk para guru baik yang sudah guru tetap, pns, atau juga yang masih gtt. Kelebihan dari kredit ini ialah bunga yang ditawarkan cukup ringan dan tentu saja dibawah bunga yang biasa ditawarkan untuk kredit pada umumnya yakni sebesar 1,2%. Kami ikut MKS presentasi di dua sekolah saja, yakni di SMP N 9 Surabaya dan SMP N 20 Surabaya. SMP N 9 masih dekat dengan basecamp tapi klo SMP N 20 ada dipucuk surabaya rasanya, yakni ada di Manukan. Akses jalannya sebenarnya cukup baik walau pun sempit namun untuk mempercepat sampai maka mengambil jalan pintas yang sempat membuat Deri bergidik ketakutan. Jalannya sedang diperbaiki namun belum selesai jadi di salah satu sisi jalan sehingga kendaraan pun (terutama motor) berjalan melawan arus, termasuk kami. Untuk masalah menagih benar-benar sangat berat. Karakter nasabah berbeda-beda, ada yang baik dan sangat "welcome" sampai menyuguhi minuman, ada pula yang alot dan ngotot sehingga sempat terjadi adu mulut yang cukup sengit, ada pula yang menghindar untuk membayar. Hm.......sangat sulit kerja MKS ini.... Oh ya selain sulit ternyata mereka juga masih Out source, jadi posisi mereka tidaklah kuat, bia mereka melakukan kesalahan maka bisa diganti dengan sangat mudah. Mereka baru bisa menjadi pegawai kontrak Bank Mandiri bila telah mencapai pencairan kredit sebesar 1,5 M dan NPL dibawah 6 kemudian mengikuti tes seleksi untuk pegawai kontrak. Bila mereka lulus dalam tes ini maka mereka akan dikonrak oleh Bank Mandiri selama 5 tahun. setelah itu baru dipertimbangkan untuk diangkat menjadi pegawai tetap apabila performa mereka bagus di mata Bank mandiri, namun untuk menjadi pegawai tetap ini, mereka harus siap untuk ditempatkan dimana saja di seluruh Indonesia. an tidak hanya MKS yang mengalami ini namun, MKA pun juga harus melalui tahap yang sangat lama seperti ini..







.jpg)

.jpg)
.jpg)






