Jumat,2 oktober 2009
hm...saat siang ini aku berencana membuka inbook emailku sekalian mau ngirim proposal magang yang diminta Ayu. Tiba-tiba ada pesan masuk, yakni pesan dari Arif Rohman Khakim yang bertuliskan bahwa "Arif RohmanKhakim following me at TWITTER". Aku langsung syok. Tiba-tiba aku mati rasa. tak lain dan tak bukan dia adalah pacarku.
Sebenarnya sih pacarku melarang Facebook yang dikarenakan ketakutannya kalau aku samapai tertarik dengan cowok lain. Aku memang tidak Online Facebook lagi. Aku hanya suka menulis seperti di blog ini atau pun blog mini seperti TWITTER untuk mengungkapkan perasaanku. Selain itu dengan TWITTER aku bisa tau kejadian-kejdian update baik di tanah air, karena aku follower nya KOMPAS dan juga tentan selebritis, karena mostly yang ku follow adalah para artis. Tak ada satu pikiran pun yang trlintas di benaku untuk menggaet cowoklain, karena memang hatiku sudah tidak bisa berpindah ke lain hati selain pada @A_y3b.
Aku takut dia berpikir yang tidak-tidak, karena waktu aku bales follow dia n status yang terter pada TWITTER nya berbunyi,"Kenapa aku selalu dibohongi????" Aku pun menduga bahwa hal itu ditujukan padaku. Aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana sekarang ini. Aku tidak berani untuk mengiriminya sms atau pun meneleponnya, aku benar-benar takut, jadi kuputuskan untuk menunggu saja..
Tapi lama sudah aku menunggu, padahal aku palin tidak suka menunggu,meunggu adalah hal yang tidak kusuka, untuk itu aku mmutuskan untuk mengiriminya sms seperti biasa. Awalnya dia tidak membalas, lalu akhirnya datang sms darinya yang berbunyi,"mas brgkt dl."Cumaitu kata-kata darinya, benar-benar tidak seprti biasa. Namun malamnya waktu aku menanyakan apakah dia sudah pulang ataukah belum dia membalas smsku seperti biasa, aku pun merasa sangat senang. Namun saat dia menjemputku, kurasakan hawa yang amat dingin. Dia tidak bicara. Mulutnya terkunci dan kunci itu entah ada berada dimana. Aku pun mengaku salah telah membuat akun TWITTER dan kujelaskan mengenai perbedaanya dengan FB atau pun FS. Awalnya sih dia mau menerima, namun akhirnya dia bertanya padaku mengenai tulisanku di TWITTER yang menulis,"Lagi suka mainan pet society di FB." Awalnya aku ingin berbohong,tapi di depannya ku tak bisa melakukan hal itu. Aku pun mengaku kalau aku memang memiliki FB baru. Inilah yang membuat dia amat marah. Marah sekali hingga aku ditidak dihiraukan olehnya. Apa yang harus aku lakukan. Aku pun meminta maaf disepanjang perjalan pulang ke resik, namun dia tetap tidak menghhiraukanku. Hingga akhirnya aku sampai rumah pun dia sepertinya membenciku. Aku tidak tahu harus bagimana lagi..
Malam nya aku mengiriminya sms sekedar untuk menanyakan akapah dia sudah sampai rumah atau belum, namun sms tersebut tak kunjung dibalas olehnya. Aku menguatkan diri untuk tidak mengiriminya sms lagi sebelum dia membalas smsku dan aku berencana untuk cepat tidur sja biar rasa sakit ini terlupakan walau untuk sesaat. Aku tahu kalau akulah yang salah.Harusnya aku meminta ijinnya trlebih dahulu untuk membuka akun FB baru walu demi bermain pet society. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Aku takut untuk melakukan hal itu, karena walau pun hanya meminta ijin tapi diapasti sangat marah, dan aku tidak mau menghadapi hal itu. Walau akun FB baruku tidak ada fotoku, tidak ada identitas asliku dan tidak ada teman cowoknya, namun dia masih marah. Aku bisa paham. Mungkin dipikirannya dia merasa aku telah melanggar janji yang telah kubuat sendiri. Dan pemikiran lebih jauhnya mungkin dia akan berpikir, janji seperti ini saja tidak bisa ditepati, apalagi janji yang lebih besar, janji untuk setia bersamanya. Aku telah kehilangan kepercayaan yang telah diberikan olehnya. Aku sangat menyesal, dan sepanjang malam aku terus memikirkan hal ini. aku tidak tahu harus berbuat apa. Yang aku bisa hanya mengiriminya sms terus sepanjang malam itu hingga akhirnya Allah membantuku untuk tertidur. Dan aku ingin tidurku malam ini berlangsung lama, bahkan jika boleh aku ingin untuk tidak bangun lagi keesokan harinya dan seterusnya, aku ingin terus tidur agar tidak usah merasakan penyesalan yang menyakitkan ini...
Awalnya aku mengetik rasa sesalku ini dengan harapan akan memperoleh sebuah happy ending, namun sepertinya itu tidak akan terjadi, harapanku terlalu tinggi..aku ragu apa aku akan mendapatakan sebuah pintu maaf ataukah aku akan mendapatkan sebuah perpisahan..
Yang jelas sampai kapan pun aku tidak bisa membencinya, aku tidak bisa melupakannya, aku akan terus menyayanginya meskipun aku tak tahu apakah dia merasakan hal yang sama atau kah tidak..
i felt pain of love
hm...saat siang ini aku berencana membuka inbook emailku sekalian mau ngirim proposal magang yang diminta Ayu. Tiba-tiba ada pesan masuk, yakni pesan dari Arif Rohman Khakim yang bertuliskan bahwa "Arif RohmanKhakim following me at TWITTER". Aku langsung syok. Tiba-tiba aku mati rasa. tak lain dan tak bukan dia adalah pacarku.
Sebenarnya sih pacarku melarang Facebook yang dikarenakan ketakutannya kalau aku samapai tertarik dengan cowok lain. Aku memang tidak Online Facebook lagi. Aku hanya suka menulis seperti di blog ini atau pun blog mini seperti TWITTER untuk mengungkapkan perasaanku. Selain itu dengan TWITTER aku bisa tau kejadian-kejdian update baik di tanah air, karena aku follower nya KOMPAS dan juga tentan selebritis, karena mostly yang ku follow adalah para artis. Tak ada satu pikiran pun yang trlintas di benaku untuk menggaet cowoklain, karena memang hatiku sudah tidak bisa berpindah ke lain hati selain pada @A_y3b.
Aku takut dia berpikir yang tidak-tidak, karena waktu aku bales follow dia n status yang terter pada TWITTER nya berbunyi,"Kenapa aku selalu dibohongi????" Aku pun menduga bahwa hal itu ditujukan padaku. Aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana sekarang ini. Aku tidak berani untuk mengiriminya sms atau pun meneleponnya, aku benar-benar takut, jadi kuputuskan untuk menunggu saja..
Tapi lama sudah aku menunggu, padahal aku palin tidak suka menunggu,meunggu adalah hal yang tidak kusuka, untuk itu aku mmutuskan untuk mengiriminya sms seperti biasa. Awalnya dia tidak membalas, lalu akhirnya datang sms darinya yang berbunyi,"mas brgkt dl."Cumaitu kata-kata darinya, benar-benar tidak seprti biasa. Namun malamnya waktu aku menanyakan apakah dia sudah pulang ataukah belum dia membalas smsku seperti biasa, aku pun merasa sangat senang. Namun saat dia menjemputku, kurasakan hawa yang amat dingin. Dia tidak bicara. Mulutnya terkunci dan kunci itu entah ada berada dimana. Aku pun mengaku salah telah membuat akun TWITTER dan kujelaskan mengenai perbedaanya dengan FB atau pun FS. Awalnya sih dia mau menerima, namun akhirnya dia bertanya padaku mengenai tulisanku di TWITTER yang menulis,"Lagi suka mainan pet society di FB." Awalnya aku ingin berbohong,tapi di depannya ku tak bisa melakukan hal itu. Aku pun mengaku kalau aku memang memiliki FB baru. Inilah yang membuat dia amat marah. Marah sekali hingga aku ditidak dihiraukan olehnya. Apa yang harus aku lakukan. Aku pun meminta maaf disepanjang perjalan pulang ke resik, namun dia tetap tidak menghhiraukanku. Hingga akhirnya aku sampai rumah pun dia sepertinya membenciku. Aku tidak tahu harus bagimana lagi..
Malam nya aku mengiriminya sms sekedar untuk menanyakan akapah dia sudah sampai rumah atau belum, namun sms tersebut tak kunjung dibalas olehnya. Aku menguatkan diri untuk tidak mengiriminya sms lagi sebelum dia membalas smsku dan aku berencana untuk cepat tidur sja biar rasa sakit ini terlupakan walau untuk sesaat. Aku tahu kalau akulah yang salah.Harusnya aku meminta ijinnya trlebih dahulu untuk membuka akun FB baru walu demi bermain pet society. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Aku takut untuk melakukan hal itu, karena walau pun hanya meminta ijin tapi diapasti sangat marah, dan aku tidak mau menghadapi hal itu. Walau akun FB baruku tidak ada fotoku, tidak ada identitas asliku dan tidak ada teman cowoknya, namun dia masih marah. Aku bisa paham. Mungkin dipikirannya dia merasa aku telah melanggar janji yang telah kubuat sendiri. Dan pemikiran lebih jauhnya mungkin dia akan berpikir, janji seperti ini saja tidak bisa ditepati, apalagi janji yang lebih besar, janji untuk setia bersamanya. Aku telah kehilangan kepercayaan yang telah diberikan olehnya. Aku sangat menyesal, dan sepanjang malam aku terus memikirkan hal ini. aku tidak tahu harus berbuat apa. Yang aku bisa hanya mengiriminya sms terus sepanjang malam itu hingga akhirnya Allah membantuku untuk tertidur. Dan aku ingin tidurku malam ini berlangsung lama, bahkan jika boleh aku ingin untuk tidak bangun lagi keesokan harinya dan seterusnya, aku ingin terus tidur agar tidak usah merasakan penyesalan yang menyakitkan ini...
Awalnya aku mengetik rasa sesalku ini dengan harapan akan memperoleh sebuah happy ending, namun sepertinya itu tidak akan terjadi, harapanku terlalu tinggi..aku ragu apa aku akan mendapatakan sebuah pintu maaf ataukah aku akan mendapatkan sebuah perpisahan..
Yang jelas sampai kapan pun aku tidak bisa membencinya, aku tidak bisa melupakannya, aku akan terus menyayanginya meskipun aku tak tahu apakah dia merasakan hal yang sama atau kah tidak..
i felt pain of love
trus jadinya kamu masih mainan pet society ndak di FB...
BalasHapusajakin maen aja tuh si bang ayib.. hehe
piss nit...!!