Rabu, 16 Desember 2020

HP ku kepenuhan

 Hari ini aku cek WA Messenger loading terus, seperti eror, lalu aku cek di sisa memory penyimpanan HP ku yang ternyata hampir pebuh, terisi 60 GB dari total kapasitas 64 GB.

Aku pun langsung menghapus vidoo serta poto yang sudah tidak diperlukan, tapi tetap saja tidak terlalu berpengaruh terhadap kapasitas memory. Selanjutnya, aku memeriksa aplikasi dan besar penyimpanan data dari masing-masing aplikasi tersebut. Ternyata,,,, telegram memiliki kapasitas paling besar, yaitu 30 GB. Langsung saja aku hapus telegram, dan benar saja, memory HP ku langsung bertambah 30 GB.

Jadi sekarang kalau mau nonton pilm ataupun drakor, harus menggunakan komputer ataupun laptop, hiks


Senin, 07 Desember 2020

THE LAST MONTH OF THIS YEAR - 2020 "DECEMBER"


 Saat ini sudah memasuki bulan Desember...

Bulan paling akhir dari 12 Bulan yang ada.

Tak terasa 2020 akan segera berlalu, akan datang tahun 2021 yang menjadi harapan bagi seluruh orang setalah apa yang ada di tahun 2020 ini, mulai dari awal tahun ada banjir besar yang melanda, dan disusul oleh adanya virus COVID-19 yang membuat lumpuh perekonomian serta berubahnya sistem yang ada, yakni diberlakukanya sistem WFH (Work From Home). Awalnya sistem WFH diberlakukan bagia setiap karyawan, namun seiring berjalanya waktu, WFH diperuntukan bagi kondisi tertentu seperti :

  1. Wanita hamil
  2. Wanita menyususi
  3. Sedang sakit
  4. Hasil rapid reaktif 
  5. Positif COVID

Sistem pendidikan pun ikut terdampak, para siswa tidak datang ke sekolah, melainkan proses belajar mengajar  dilakukan secara daring (online), bahkan anak TK pun juga harus menggunakan sistem tatap muka online. Sidang dan wisuda pun dilakukan secara online. 

Selain itu adanya protokol kesehatan yang diberlakukan ditempat umum, seperti:

  1. Jaga jarak (Phisical distancing) sejauh 1 meter, yang prakteknya susah untuk dilakukan
  2. Menghindari kerumunan, maksimal 20 orang dalam satu ruang. 
  3. Untuk toko maupun restoran dan kendaraan umum hanya boleh diisi dengan kapasitas maksimal 50%.
  4. Jika masuk suatu tempat umum wajib untuk diukur suhunya, jika mencapai 37.5 derajat celcius ataupun lebih, jika lebih maka tidak boleh masuk,dan juga harus cuci tangan pakek sabun atau menggunakan hand sanitizer dan masker.

Untuk no.4 lucunya jika diukur suhu tubuh dan mencapai 37,5 derajat celcius maka biasanya disuruh untuk mendinginkan badan terlebih dahulu dan bisa diukur kembali. 

Naik pesawat dan kereta api harus menunjukan hasil rapid test yang non reaktif.

Selama pandemi terjadi, banyak memakan korban,,, Pak Herry Fit dan Pak Eko Daniel yang terlihat sehat-sehat saja, tiba-tiba dipanggil Allah SWT. Benar-benar tidak disangka. Begitu cepat prosesnya. Pak Alex pun sempat terkena virus COVID ini, namun Alhamdulillah Beliau dapat pulih.

Saat ini suamiku juga sedang terkena virus ini, dinyatakan positif setelah melakukan tes SWAB, Alhamdulillah nilai CT masih lumayan tinggi, dia angka 32 sehingga tidak merasakan gejala seperti demam, pusing, lemas, dll, namun tetap sesuai prosedur harus melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Bismillah semoga segera pulih.



Jumat, 17 Juli 2020

NEW NORMAL, APAKAH SUDAH NORMAL?

Indonesia kali ini sudah memasuki era baru terkait dengan apadanya pandemi COVID19. PSBB di daerah-daerah sudah berakhir, begitu juga di Surabaya. Namun virus COVID19 belum hilang dan masih menyebar. Oleh karenanya, pemerintah menerapkan protokol New Normal. 

Definisi new normal menurut Pemerintah Indonesia adalah tatanan baru untuk beradaptasi dengan COVID-19.

Baca selengkapnya di artikel "Arti New Normal Indonesia: Tatanan Baru Beradaptasi dengan COVID-19", https://tirto.id/fDB3
 New Normal bukan berarti komdisi normal, namun beraktivitas layaknya saat kondisi normal dengan protokol baru untuk menghindari penyebaran COVID19.

Protokol yang wajiba dijalankan adalah:
  1. Jaga jarak kurang lebih 1 meter
  2. Selalu pakek masker
  3. Gunakanan hand saniotizer atau cuci tangan dengan sabun sesering mungkin
  4. Jangan bergerombol
Kurang lebih seperti itu peraturanya,,,
Terhitung sudah 4 bulan pandemi ini berdampak di Indonesia, yakni mulai Maret, namun penyebaranya pun masih ada, terutama di wilayah jawa timur yang merupakan daerah terjangkit COVID dengan jumlah tertinggi seIndonesia, sampai-sampai zonanya menjadi zona hitam





Definisi new normal menurut Pemerintah Indonesia adalah tatanan baru untuk beradaptasi dengan COVID-19.

Baca selengkapnya di artikel "Arti New Normal Indonesia: Tatanan Baru Beradaptasi dengan COVID-19", https://tirto.id/fDB3
Definisi new normal menurut Pemerintah Indonesia adalah tatanan baru untuk beradaptasi dengan COVID-19.

Baca selengkapnya di artikel "Arti New Normal Indonesia: Tatanan Baru Beradaptasi dengan COVID-19", https://tirto.id/fDB3

Selasa, 26 Mei 2020

Corona - COVID19

Wabah yang melanda seluruh dunia. Berawal dari Cina hingga menyebar sampai pada Indonesia.Tidak pernah terbayangkan sampai dengan seperi sekarang keadaanya. Dulu saat virus tersebut mulai melanda dunia dan Indonesia belum terkena, Indonesia menyepelekannya. Dibilang orang Indonesia kebal dan segala macem, namun ternyata semakin hari semakin banyak orang yang dinyatakan positif terkena COVID19 ini.

Hingga sampai sekarang jumlah kasus COVID sbb :

Ringkasan kasus
IndonesiaIndonesia
Dikonfirmasi
23.165
+415
Sembuh
5.877
Meninggal Dunia
1.418
+27
Seluruh duniaSeluruh dunia
Dikonfirmasi
5,54 jt
+100 rb
Sembuh
2,27 jt
Meninggal Dunia
348 rb
+4.342
*)Tanggal 27 Mei 2020 (https://www.google.com/search?client=firefox-b-d&q=data+kasus+corona+di+indonesia) 

Padahal tadinya diprediksi kasus COVID ini akan menurun di Bulan Mei dan akan mulai recovery, namun fakta berkata lain. Masyarakat banyak yang bandel. PSBB (Pembatasan Sosila Berskala Besar) pun tidak berjalan dengan optimal.

Akibat COVID ini yang paling kurasakan:
  1. Bulan Ramadhan seperti tidak terasa, walaupun puasa, kami tidak dapat melaksanakan sholat tarawih berjamah di masjid
  2. Lebaran seperti tidak terasa, tidak diperbolehkan mudik membuat hari-hari berlangsung seperti hari biasa. Sanak saudara yang tinddal jauh tidak bisa pulang, Suamiku sendiri juga tidak bisa puang karena tidak adanya pesawat penerbangan komersial yang beroperasional. Begitu pula dengan adik-adiku yang berdomisili di Balikpapan dan Bogor.
  3. Nasabah banyak yang tidak membayar kewajiban
  4. Realisasi menjadi berkurang drastis
  5. Kebijakan OJK untuk Restruk COVID
  6. Banyaknya Nasabah KPR yang mengajukan restrukturisasi
  7. WFH (Working from home), walau aku sangat sedikit merasakannya
  8. Jam kerja yang berkurang, masuk jam 08.00, pulang jam 16.00
  9. Tidak boleh makan di tempat, harus take away
  10. Gojek gak boleh bawak penumpang, hanya boleh mengantarkan makanan
  11. Masker dan Handsanitizer sudah jadi perlengkapan sehari-hari
  12. Sekolah diliburkan, walau tidak libur beneran karena masih ada tugas yang diberikan secara online, namun harus diakui bahwa sistem pembelajaran seperti ini tidak berjalan dengan optimal.

Semoga wabah ini segera usai dan kondisi kembali seperti sedia kala. Aamiin,,,



Jumat, 28 Februari 2020

EOM Tidak Berasa EOM

Baru kali ini aku merasakan EOM yang tidak seperti EOM, malah terasa seperti hari biasa. Tidak ada kepanikan sama sekali. Terasa santai, bahkan sempet makan siang di Tunjungan Plaza dan pulang sebelum jam 5 sore, Amazing.

Yups, hal ini dikarenakan Laporan Akhir Bulan sudah dikirim kemarin. Jadi semua laporan sudah selesai. Lalu untuk pembayaran tidak akan mungkin masuk lagi kan kalau sudah diatas jam 3 sore. Karena Nasabah Komersial bukan seperti Nasabah konsumer yang dapat menstranfer angsuran per bulannya. Nasabah Komersial memiliki nilai angsuran bulan yang cukup besar sehingga tidak akan mungkin ditrasnfer memlalui mesin ATM.

Biasanya sih, walau sudah beres tapi tetep akan pulang malam, yakni paling cepet jam setengah 8. Karena gak enak sama unit lain yang pada masih sibuk proses EOM. Untuk EOM kali ini aku bisa pulang cepet karena papa masih opname di RS PETROKIMIA GRESIK, sehingga aku harus segera pulang dan berganti shift dengan mama.

Walau begitu, yang namanya HP memang harus on dan dipantau terus. Karen nyatanaya banyak WA urgent, baik dari pertanyaan posisi pencapaian dari Pak BM, lalu ada info mengenai WO, ada telpon konfirmasi dari Kantor Pusat, serta ada pula kendala mengenai eksekusi WO. Yah...paling tidak lumayan lah sudah di rumah, jadi bisa dengan santai mengerjakan hal itu semua.

Kamis, 20 Februari 2020

Pimpinan yang tidak bisa memimpin

Baru kali ini aku merasakan kepimpinan yang amat payah. Tidak ada hal positif yang aku pelajari darinya. Padala selama 8 tahun lebih aku bekerja di perusahaan ini, aku pernah dipimpin oleh berbagai karakter pimpinan. Dimana mereka memiliki kekuranga dan kelebihan masing-masing. Dari situ aku bisa belajar dan mengambil sisi positif merka. Namun, untuk kali ini, aku benar-benar tidak bisa menemukan sisi positif yang dapat kuteladani.  

Apa jadinya kantor ini jika dipimpin oleh orang seperti dia. Dia sendiri merasa bahwa dirinya tidak salah. Selalu menganggap orang lain salah. Menyuruh orang untuk tidak berbuat A tapi dia sendiri berbuat. Parahnya, dia seperti tidak merasa telah melakukan perbuatan A tsb. Merasa telah bekerja susah payah demi kantor ini, namun faktanya dia cuma duduk di meja. 

Memang berkali-kali dia bilang bahwa dia tidak ingin ditempatkan di Surabaya. Dan berkali-kali mnegkode untuk minta pindah.

Ya Allah,,,, tolong kabulkanlah keinginanya untuk pindah dari sini, dan berikanlah kami pemimpin yang bijak dan bisa menjadi suri tauladan, Aamiin...

Masih Berat

Minggu-minggu ini terasa sangat berat. Waktu terasa lambat berjalan..

Papa yang masih terbaring di Rumah sakit, bukanya membaik malah makin drop sampai dipindahkan ke ICU. Papa yang dulu menjaga kami, selalu menunggu sampai anak-anaknya pulang ke Rumah, bahkan saat aku harus pulang dini pun papa masih tetap terjaga. Sepertinya tidak tenang sebelum anak-anaknya telah sampai rumah dengan selamat.

Sedih rasanya jika mengingat hal itu. Sekarang keadaan menjadi terbalik. Papa tidak berdaya, berbaring di Rumah Sakit. Kondisi saat ini lebih buruk daripada tahun lalu.Sempat tahun lalu opname di RS namun hanya seminggu dan keadaan menjadi lebih baik. Namun, kali ini sudah 6 hari papa di Rumah Sakit. Keadaan tidak menjadi lebih baik. Malah lebih buruk dari awal masuk. Entah sebenarnya apa yang menyebabkan hal tsb. Saat awal masuk, torax papa normal, tidak ada masalah. Namun kemarin torax tsb seperti tertutup hampir 70% cuma dalam 5 hari saja. Dan sampai saat ini masih tidak tau apa yang menyebabkan tertutupnya torax tsb, apa karena cairan atau massa. Prediksi awal karena bakteri. Tapi bakteri apa masih belum dapat diketahui. Ini pun penangananya baru dibri antibiotik, namun sepertinya tidak begitu efektif sehingga harus mengganti anti biotik lainnya. Itu pun masih belum tau apakah efektif untuk pengobatan tsb, sehingga disarankan untuk menjalani tes kultur darah yang hasilnya baru akan didapat 10 hari kemudian. Selama masa tunggu 10 hari tsb, akan diberi anti biotik yang sering dipakai pada umunya.

Di ICU, Tia berjaga dari pagi sampai pagi, karena bermalam disana. Mama tidak bisa menemani karena harus menjaga anak-anak di rumah, sedangkan aku harus pergi kerja. Sempat aku cuti, namun tidak mungkin untuk cuti terus menerus. 

Ya Allah, semoga papa diberikan kekuatan, ketabahan, dan semangat menjalani cobaan ini. Semoga papa cepat pulih ya Allah... Dan kami sekeluarga juga mohon diberikan kekuatan, ketabahan dan semangat untuk mendampingi papa. Aamiin..

Selasa, 18 Februari 2020

Stresssss

Saat menulis blog ini, waktu menunjukan pukul 03.31 WIB. Aku tidak bisa tidur. Seminggu ini rasanya stres sekali. Pikiranku jadi menumpuk, dan merasa tidak tenang. Banyak hal yang menyebabkan hal itu, mulai dari permasalahan keluarga sampai dengan pekerjaan. 

Papa yang ngedrop dan opname di RS. Sedangkan mama serta ketiga anaku juga sakit. Belum lagi masalaha pekerjaan yang menunpuk, dari Nasabah yang memiliki iktikad tidak baik ataupun Nasabah yang protes dengan kebijakan baru serta tidak mentolerir adanya permasalahan sistem sampai dengan pimpinan yang riweh minta data mulu. Bahkan aku sampai tidak menghiraukan JAPRI nya saking aku pusing dalam menghadapi semua ini.

Disaat seperti ini, biasanya aku akan mendekat kepada Allah SWT di sepetiga malam, namun aku tidak bisa melakukan hal tsb karena sedang datang bulan. Makin menambah stres pikiran.

Ya Allah,,,,tolong hambaMu ini,,, lancarkanlah segala urusanku,,,sehatkan lah Papa, Mama, beserta anak-anakku...Aamiin,,

Jumat, 31 Januari 2020

BERULANG KEMBALI

Memang benar, yang namanya mengubah kebiasaan itu susah sekali. Apalagi jika sudah membudaya. Walaupun sudah diperingatkan berkali-kali oleh pihak eksternal tapi tetep saja diulang demi mencapai tujuan. Sudah tau apa yang dilakukan salah, tapi tetap saja melakukannya. Rasanya tidak pernah kapok. Ya Allah bukakal pikiran mereka agar mereka tersadar,,bukan untuk sementara saja..aamiin..

#DRAMAEOM

Kamis, 30 Januari 2020

DAFTARIN HAIRA KE SD

Daftar sekolah saat ini kayak beli mobil XPANDER yang kudu inden dulu. Yah dulu akhir tahun 2017, aku dan suami berencana beli mobil. Suami pengenya XPANDER. Tapi kudu inden hampir 3 bulan lamanya. Padahal mobilnya harus segera dipakai sebulan lagi. Akhirnya kami memutuskan untuk memebeli MOBILIO saja, karena selain unit sudah ready, juga ada cash back akhir tahun. Yah begitu juga dengan utrusan daftar sekolah. Kudu inden juga, malah setahun loh.... Saat ini Haira masih berada di TK A kalau jaman dulu sih bialngnya TK Kecil. Tahun depan masih harus TK B, baru SD. Tapi sejak sekarang sudah disuruh untuk daftar SD.

Akhirnya, hari ini (Kamis, 30 Januari 2020), aku ijin untuk datang terlambat karena harus mengurus pendaftaran Haira. Kenapa harus Hari ini? Karena, paling lamabata bulan ini sudah harus daftarnya untuj dapat best price nya. Jadi yah, dari pada besok jumat yang hari nya pendek, ditambah lagi ada briefing di lobi, mending hari in aja ijin terlambatnya. 

Pagi-pagi sekitar jam 7an, aku ke TK dulu untuk mendapatakan surat keterangan asal TK sebagai salah satu persyaratan pendaftaran. Suratpun kudapat dengan mudah karena sudah dari beberapa hari kemarin, aku bertanya lebih dahulu ke wali kelas HAIRA. Setelah kudapat surat tsb, aku pun bergegas pergi ke SD MUH 1 GKB.

Sampai di SD, aku diantar security kr ruang TU sepertinya. Di ruang tsb sudah ada beberapa wali murid yang ternyata datang untuk maping. Maping adalah suatu proses yang dilakukan oleh penguji pihak se kolah kepada wali murid dan calon murid, mungkin kurang lebih seperti tes. HAIRA sendiri aku minta untuk mappingnya bisa diadakan tanggal 14 Febuari 2020 saja. 

Semua persyaratan aku berikan ke pada salah sata staf. Cicilan uang pangkal pun aku serahkan. Sebagai tanda terimanya, aku diberikan kuitansi. Setelah itu, aku pun segera balik mobil dan berangkat ke kantor. ALHAMDULILLAH...urusan beres.

 

Sabtu, 25 Januari 2020

TAHUN BARU IMLEK - TIKUS

Pagi ini hujan mengguyur deras kota Gresik, mungkin merupakan pertanda. Hari ini adalah hari IMLEK yang diperingati oleh masyarakat Tionghoa. Karena itu maka hari ini libur. Klo aku sih memang Sabtu itu libur, tapi bagi Haira dimana hari Sabtu dia tetap sekolah maka dia sangat senang.

Rencana Sabtu ini adalah pergi ke TP, tentu saja dengan mama, Haira dan Syifa. Untuk itu kami harus bersiap jam 8 karena jam 9 kami sudah harus brangkat. Jika tidak maka, tidak akan kebagian parkir. 

Jam 10 kurang 5 menit, kami sudah sampai tujuan. TP pun masih gelap karena belum benar-benar dibuka. Baru jam 10 lampu dinyalakan dan officialy open.

Tempat yang kami kunjungi di TP:
  1. ZARA
  2. Mango
  3. D'Journal Cafe
  4. HnM
  5. FoodCourt - cuma buat beli ice cream
  6. Naughty
  7. Nisrina
  8. Masjid
  9. Penyetan Janc*k
  10. Hijub store
  11. Uniqlo
Banyak juga tempat yang kami singgahi hari ini, Syifa dan Haira pun menjadi capek dan ngantuk. Sepertinya mama juga, karena sepanjang perjalan pulang hanya aku saja yang terjaga, secara aku yang nyetir, heheheheheh

Sebelum sampai rumah, kami mampir dulu ke Holland buat beli oleh-oleh papa dan fatih di rumah.

Kamis, 23 Januari 2020

MUNGKIN SUDAH SEPAROH PERJALANAN

Tnpa kusadari waktu cepat berlalu, saat ini sudah hari jumat saja dan besok weekend,,,, tidak terasa juga aku sudah berusia 31 tahun dan tahun ini akan tambah lagi menjadi 32 tahun. Kurenungkan hidupku untuk flashback ke tahun - tahun sebelumnya. Apa saja yang sudah aku lakukan selama 30 tahunan ini??? Dan mungkin usiaku sudah berada separoh di bumi ini, dunia fana ini. Aku harus berbenah diri dan bertaubat.

Rabu, 15 Januari 2020

15.01.2020 - RABU

Sebenernya hari ini rasanya malas sekali untuk keluar kantor, tapi mau kapan lagi, mumpung ada barenganya yakni Mbak Dini yang juga mau liat proyek dengan tujuan yang searah. Alhasil keluarlah aku hari ini, ke arah Mojokerto. Planning awalnya sih mau ke 3 lokasi. Tapi ternyata ada lokasi lain berdekatan yang belum pernah aku kunjungi, jadilah aku pergi ke 5 lokasi. Luar biasa....

Saking banyaknya lokasi, makan siang jadi kepending jam 2lebih, hampir setengah 3 depertinya. Kepalaku mulai pusing dan perutku keroncongan. Setelah melihat 5 lokasi tersebut barulah kami makan siang dengan menu SOTO KUDUS. Warungnya sih keliatan biasa saja yang berada di pinggir jalan raya besar. Tapi ternyata rasanya enak juga.

Di tempat makan ada seorang wanita mungkin usianya 20an yang meminta sumbangan dengan menyodorkan amplop. Amplop itu pun diterima oleh Mbak Dini. Namun karena di dompet tidak ada uang receh, hanya 50ribuan jadi amplop itu pun dikembalikan. Seperti tidak terima, wanita tsb terus saja mengikuti kami hingga sampai kasir. Setelah ada uang kembalian, Mbak Dini pun mengisi amplop tsb.

Setelah itu, Mbak Dini diantar ke stasiun untuk mengambil motor dan langsung pulang, mengingat rumah Mbak Dini ada di Mojokerto juga. Dan aku pun balik kantor.

Sebelum balik kantor, mampir dulu ke Natasha karena krimku udah habis, lumayan lah jadi gak usah mampir ke Natasha waktu pulang nanti, pikirku. Dan benar saja, ternyata waktu pulang jalanan sangat macet dan bisa dikatakan stuck mulai depan kantor sampai dengan RKZ. Ada setengah jam lebih aku terjebak.Kepalaku rasanya pusing sekali.


Jumat, 03 Januari 2020

WELCOME 2020

Tak terasa tahun 2019 telah berakhir sudah..
 Acara tutup tahun di Kantor pun tidak begitu meriah, malah cenderung tidak jelas, hanya makan2 dan bakar2 sate.
Tahun yang terasa berat, dimana pencapaian semakin merosot, bukan hanya di Cabangku tapi hampir keseluruhan Cabang-cabang lainnya. 
Di tahun yang baru ini, 2020, aku berharap semua akan menjadi lebih baik..
AAMIIN,,,