Minggu-minggu ini terasa sangat berat. Waktu terasa lambat berjalan..
Papa yang masih terbaring di Rumah sakit, bukanya membaik malah makin drop sampai dipindahkan ke ICU. Papa yang dulu menjaga kami, selalu menunggu sampai anak-anaknya pulang ke Rumah, bahkan saat aku harus pulang dini pun papa masih tetap terjaga. Sepertinya tidak tenang sebelum anak-anaknya telah sampai rumah dengan selamat.
Sedih rasanya jika mengingat hal itu. Sekarang keadaan menjadi terbalik. Papa tidak berdaya, berbaring di Rumah Sakit. Kondisi saat ini lebih buruk daripada tahun lalu.Sempat tahun lalu opname di RS namun hanya seminggu dan keadaan menjadi lebih baik. Namun, kali ini sudah 6 hari papa di Rumah Sakit. Keadaan tidak menjadi lebih baik. Malah lebih buruk dari awal masuk. Entah sebenarnya apa yang menyebabkan hal tsb. Saat awal masuk, torax papa normal, tidak ada masalah. Namun kemarin torax tsb seperti tertutup hampir 70% cuma dalam 5 hari saja. Dan sampai saat ini masih tidak tau apa yang menyebabkan tertutupnya torax tsb, apa karena cairan atau massa. Prediksi awal karena bakteri. Tapi bakteri apa masih belum dapat diketahui. Ini pun penangananya baru dibri antibiotik, namun sepertinya tidak begitu efektif sehingga harus mengganti anti biotik lainnya. Itu pun masih belum tau apakah efektif untuk pengobatan tsb, sehingga disarankan untuk menjalani tes kultur darah yang hasilnya baru akan didapat 10 hari kemudian. Selama masa tunggu 10 hari tsb, akan diberi anti biotik yang sering dipakai pada umunya.
Di ICU, Tia berjaga dari pagi sampai pagi, karena bermalam disana. Mama tidak bisa menemani karena harus menjaga anak-anak di rumah, sedangkan aku harus pergi kerja. Sempat aku cuti, namun tidak mungkin untuk cuti terus menerus.
Ya Allah, semoga papa diberikan kekuatan, ketabahan, dan semangat menjalani cobaan ini. Semoga papa cepat pulih ya Allah... Dan kami sekeluarga juga mohon diberikan kekuatan, ketabahan dan semangat untuk mendampingi papa. Aamiin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar