Rabu, 11 Agustus 2010

Memandikan Kucing

Kucing-kucing benci mandi..

Kalau udah dikasik air, rasanya pengen lari ajah, dan kalau masih diteruskan dan dikasik sabun sambil diusap-usap, bisa-bisa mencakar-cakar...

Jadi Tips untuk memandikan kucing adalah:
  • pakailah air hangat, jangan terlalu panas
  • pakailah sampo khusus kucing, kalau tidak ada bisa memakai sampo bayi, karena kalau tidak maka bulunya bisa rontok
  • saat memandikan kucing, peganlah kedua tangannya agar tidak mencakar
  • usapkan sampo keseluruh tubuh hingga ke ekor, telinga, muka namun hati-hati jangan sampai kena mata
  • bila kucing ribut dan tidak tenang, maka belailah dagu atau kepalanya
  • setelah selesai mengusap sampo dan memijatnya, maka bilas hingga bersih
  • setelah dibilas, keringkan dengan handuk
  • bila kucing anda tidak takut dengan hardriyer maka gunakanlah, namun hati-hati karena ada beberapa kucing yang tidak suka dengan alat ini, maka cukup handukilah

Berikut ini merupakan foto-foto kucingku yang abis mandi dan masih setengah kering:
Gambar 1. Ciko dan Bubu


Gambar 2. Ciput


Gambar 3. Coki

Bubu

Kali ini aku ingin menceritakan tentang Bubu. Siapa itu Bubu dan apakah keistimewaanya.

Yup, Bubu adalah salah satu kucingku. Dia adalah saudaranya Ciput, kucingku yang berwarna putih, sedangkan Bubu sendiri memiliki bulu bewarna abu-abu, krem, dan putih. Berikut ini adalah rincian lengkapnya:

BIODATA:
Nama: Bubu
Jenis Kelamin: Betina
Umur: Setahun lebih
Kelebihan: Bisa memanjat ketempat yang tinggi, memanjat pohong, sampai bisa meloloskan diri dari ruangannya
Kekurangan: Gak bisa diam
Hobi: Beristirahat di bawah tanaman, berada di tempat tinggi

Gambar 1. Upside down


Gambar 2. Who is Under the Tree?


Gambar 3. Bubu Bubuk

Puasa

11 Agustus 2010


Rabu...


Hari ini merupakan 1 Ramadhan baik dihitung dengan hisab maupun dengan melihat hilal (ru'yah), artinya hari ini adalah hari pertama puasa.


Kemarin, dilaksanakan sholat teraweh berjamaah. Aku sempat khawatir karena kemarin berita di tv banyak yang menyatakan bahwa sebagian besar titik lokasi di Indonesia tidak melihat hilal hanya daerah Gresik saja yang dapat melihat, hal ini dikarenakan cuaca yang mendung sehingga tidak mendukung penglihatan hilal. Khawatir rasanya, karena kalau sampai diputuskan tidak ada hilal, maka pelaksanaan sholat teraweh dan puasa bakal gak bareng ni. Kan gak asik kalau beda-beda gini, ada yang puasa ada yang enggak, ada yang sholat teraweh ada yang enggak. Aku berdoa pada Allah SWT agar penentuan 1 Ramadhan tidak berbeda antara versi hisab dann ru'yah. Alhamdulillah doaku terkabul, karena pada rapat diputuskan bahwa 1 Ramadhan jatuh pada tanggal 11 Agustus, hore... Bareng ni puasanya :)


Semoga aku lebih baik dalam menjalankan ibadah di Bulan suci Ramadhan kali ini, dan semoga membawa berkah dan menjadikanku lebih baik lagi, amin...


Dan.. aku juga tak lupa mengucapkan "Selamat Menjalankan Ibadah Puasa"

Ngecat di Batu

7 Agustus 2010


Sabtu....


Karena tidak ada kerjaan, maka aku pun ikut papa mama ke Batu, Malang. Biasa...setiap awal bulan mama papa selalu ke Batu untuk menjenguk rumah serta menitipkan uang untuk bayar listrik dan air ke pada Bu Jumik, tetangga sebelah rumah di Batu.


Perjalanan ke Batu dimulai pukul 6 pagi, hm...pagi nian... Karena tadi berangkat belum sarapan, jadi perut keroncongan dan kami menyempatkan makan di sebuah warung makan yang namanya ternyata adalah warung lumayan. Aku sangat terkejut saat mengetahui nama warung tersebut adalah warung lumayan karena disepanjang jalan ada 3 warung yg namanya warung lumayan. Meski namanya warung lumayan, namun jagan dikira harganya lumayan murah, justru lumayan mahal, seporsi ayam lalapan yang kupesan dihargai 12ribu rupiah. Dan disini juga dijual telor bakar yang harganya juga lumayan mahal, yakni 22rribu untuk 7 buah telor. Telor bakar ini sebenarnya adalah telor asin yang terbuat dari telor bebek. Namun, karen dibakar dengan resep rahasia, jadi rasanya unik, rada sangit tapi tetep enak.


Gambar 1. Telor Bakar


Perjalanan pun berjalan lancar sampai tiba di Batu. Dan aku pun langsung berganti kostum untuk mengecat. Yup alasanku ikut hari ini ke Batu bukan hanya karena nganggur di rumah tapi juga pengen bantu papa ngecat rumah di Batu. Kasian papa, karena jari kakinya papa luka gara-gara semalem gak sngaja menginjak pot dan darah pun berceceran, aku aja sampai ngeri ngeliatnya, bayangkan kalau papa yang kakinya luka seperti itu kudu ngecat dewean, gak tega.


Pertama yang dicat adalah balkon bagian luar, karena bagian dalam sudah dicat bulan kemarin. Kebayangkan caranya ngecat balkon bagian luar, kita kudu mbungkuk-bungkuk karena ngecatnya dari dalam balkon. Setelah balkon selesai dicat, objek berikutnya adalah pagar. Dan karena papa udah agak kecapekan jadi cuma aku yang ngecat pagar yang kemudian difinising oleh papa. Ya...lumayan lah jadinya



Gambar 2. Hasil Karyaku


Pulang dari Batu pukul setengah empat sore. Perjalanan pun lancar hingga sampai di daerah KEJAPANAN. Macet banget, mobil kudu jalan merambat. Begitu juga di daerah PORONG, mobil tetap merambat. Jalan mulai lancar saat masuk tol. Akhirnya kami pun sampai rumah sekitar jam 8 malam. Dan badan pun capek-capek rasanya.


Gambar 3. Pemdangan dari Balkon


Gambar 4. Pegununan Diselimuti