Baru saja aku iseng membuka postinganku yang dulu, dari tahun 2010 sampai dengan saat ini. Lucu juga ternyata... Di tahun 2010 aku banyak alay nya, tapi masih semangat dalam menulis, terbukti dari panjangnya postingan yang aku buat.
Kealayanku di tahun 2010 terjadi di seputar kehidupan asmara, ceilah,,,, Jaman dulu, masih pacaran, dimana aku rasanya cinta mati, trus apa-apa selalu ijin dan takut klo membuat doi marah.
Di tahun 2011, mulailah aku mengalami kesendirian, jauh dari keluarga. Rasanya sungguh tidak mengenakan. Aku mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis, dari 52 KG menjadi 45 KG. Luar biasa. Pekerjaanlah yang mengahruskan aku jauh dari keluarga. Betapa tidak, OJT aku di Tangerang dimana tidak ada sanak famili, hanya aku sebatang kara. Ditambah lagi tugas, target, dan rekan sekelompok saat OJT benar-benar membuat aku frustasi. Setelah OJT berakhir, aku berharap ditempatkan di daerah Surabaya atau Bogor. Surabaya karena dekat dengan rumah (PP Surabaya Gresik masih bisa lah), atau Bogor dimana ada adiku yang sedang kuliah di IPB. Tapi nyatanya, takdir berkata lain, aku pun ditempatkan di Jakarta.
Kerja di Jakarta yang seorang diri membuat aku sering merasa galau dan kesepian. Hidup di Jakarta membuat aku menjadi pekerja keras, namun disisi lain aku menjadi semakin egois dan cuek.
Di tahun 2012 tidak jauh berbeda dengan tahun 2011, masih di Jakarta, masih merasa kesepian. Bedanya aku sudah diangkat menjadi pegawai tetap.
Di akhir tahun 2013, aku melepas masa lajang bersama dengan pacarku, Ayib, dan aku masih di Jakarta.
Di tahun 2014 rasanya tidak ada bedanya dengan tahun-tahun sebelumnya, masih di Jakarta, dan masih merasa kesepian. Karena walaupun sudah menikah, tapi aku tidak tinggal dengan suami. Suamiku di Batam sedang aku masih saja di Jakarta. Oh ya, di Tahun 2014 ini, aku akhirnya menjadi seorang ibu. Berkah yang sangat luar biasa.
Di tahun 2015 masih saja di Jakarta, dan aku hamil anak ke-2. Semntara anak pertamaku aku tinggal di rumah Gresik dengan eyangnya.
Di tahun 2016 aku melahirkan anak ke-2, yang akhirnya terpaksa aku tinggal juga bersama dengan kedua orang tuaku, karena aku masih bertugas di Jakarta.
Di tahun 2017, aku hamil anak ke-3 yang membuatku memutuskan untuk resign. Sudah tidak kuat rasanya, hidup sebatangkara. Sudah punya suami dan anak namun rasanya masih seperti masih single dan kesepian. Sampai aku berharap kalau waktu bisa diputar kebeakang, maka aku tidak akan mengambil pekerjaan ini. Namun akhirnya, penderitaanku selama ini berakhir sudah. Di akhir tahun 2017 aku mlahirkan anak ke-3 dan disertai dengan memo mutasiku ke Surabaya. ALHAMDULILAH segala puji syukur aku panjatkan kepada ALllah SWT.
Di tahun 2018, saat cuti melahirkan ku telah selesai, aku harus kembali lagi ke Jakarta mengurus beberapa hal disana dan mebuat BAST pekerjaan untuk kemudian kembali ke Surabaya dan bertugas disini.
Ternyata memang benar, apa yang digariskan Allah SWT adalah hal yang terbaik untuk kita. :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar