Rabu, 2 agustus 2017
Terasa sangat kerempongan itu... yang tidak lain dan tidak bukan berasal dari atasan langsungku.
Entah kenapa tiba2 panik dan ngerasa rempong dengan planing yang sudah kususun. Dibilang gak ad koordinasi. Hellooooooooo...... gag ad koordinasi atau males baca memo ya? Jelas2 hari senin sudah kubuat memo yang berisi rencana kerja selama 1 minggu kedepan. Didalamnya sudah kususun untuk schedul rekon agunan hari kamis ke tempat salah seorang notaris. Jadwal itu pun sudah kuprin dan kuberikan ke masing2 anak buahku.
Sepertinya memo tidak dibaca, trus dibilang kurang koordinasi untuk pergi ke notaris tersebut. Well......... ibu2 yang gak mau disalahkan, yang panik sendiri, yang rempong, masak katanya kalau rekon dia harus ikut sedangkan dia besok harus di kantor ngurus kcps dan ad tamu juga. Bentar- bentar....disini aku merasa aneh. Kenapa kalau rekon dia harus ikut? Apa coba perlunya? Sepertinya cm cari2 alesan ajah. Entah.... yang pasti aku kadung kesel.
Rabu, 02 Agustus 2017
Kamis, 27 Juli 2017
Pimpinan yang kekanak-kanakan
Kejadian hari kamis, 27 juli 2017
Di kantor cabangku saat ini dipimpin oleh seorang ibu-ibu. Orangnya rempong, panikan, emosian, sensi. Entah apa yang menyebabkan hari ini dia begitu sensi. Tingkatnya kesensiannya itu menurutku sudah diluar batas.
Ceritanya...sore hari menjelang maghrib datanglah tamu yang merupakan nasabah prima pembiayaan dan dana di kantor cabang kami. Beliau sendiri yang menyediakan waktu pertemuan sore, bahkan katanya akan ditunggu sampai jam berapa pun.
Sampai sholat maghrib berjmaah selesai, tamu tsb belum juga pulang. Dan kerena dari sehari senin hingga rabu aku pulang malam terus, yakni berturut-turut jam 10 lebih, jam 10 kurang, jam setengah 8, maka hari ini aku memutuskan untuk pulang lebih awal yakni setelah maghrib sekitar jam setengah 7. Badanku terasa capek, apalagi saat ini aku sedang hamil 22 minggu.
Ternyata sampai di rumah, aku mendapat whattsup dari si ibu pimpinan yang menyatakan bahwa beliau marah karena mendapati aku dan bu delwina (atasan langsungku) sudah pulang. Aku bisa paham kenapa bu delwina juga pulang, karena dari senin sampai rabu...bu delwina juga pulang di jam yang sama seperti aku, dan kondisi kesehtan bu delwina memang tidak baik. Si ibu pimpinan bilang kalau masih banyak pekerjaan yang belum selesai. Pekerjaan yang mana ya yang dimaksud itu? Karena sebelum pulang, semua memo sudah aku selesaikan dan aku taruh di meja sekretaris karena si sekretaris pun sudah pulang, dan di ruang si ibu pimpinan sedang ad tamu.
Ternyata pagi nya.... aku mendapati memo-memo ku dikembalikan ke mejaku tanpa di tanda tangani. Padahal memo nya hanya untuk pendebetan kewajiban nasabah pembiayaan. Aku jadi gak habis pikir, pimpinan macam apa yang bersikap seperti itu, sangat kenakak-kanakan,. Kalau disuruh mengerti dan memahami, maaf saja.... aku tidak bisa. Pimpinan yang tidak pernah memberikan coaching, bertindak emosional, suka panik, lebay (membesar-besarkan masalah), suka membicatakan orang (bahkan tak jarang fisik), tapi merasa dia telah memberikan role model (contoh yang baik).
Ya... aku cuma bisa berdoa semoga Allah membukakan pikiranya, dia dapat instropeksi diri, dan menjadi pimpinan yang dapat menjadi panutan...amiiiiiiiin....
Di kantor cabangku saat ini dipimpin oleh seorang ibu-ibu. Orangnya rempong, panikan, emosian, sensi. Entah apa yang menyebabkan hari ini dia begitu sensi. Tingkatnya kesensiannya itu menurutku sudah diluar batas.
Ceritanya...sore hari menjelang maghrib datanglah tamu yang merupakan nasabah prima pembiayaan dan dana di kantor cabang kami. Beliau sendiri yang menyediakan waktu pertemuan sore, bahkan katanya akan ditunggu sampai jam berapa pun.
Sampai sholat maghrib berjmaah selesai, tamu tsb belum juga pulang. Dan kerena dari sehari senin hingga rabu aku pulang malam terus, yakni berturut-turut jam 10 lebih, jam 10 kurang, jam setengah 8, maka hari ini aku memutuskan untuk pulang lebih awal yakni setelah maghrib sekitar jam setengah 7. Badanku terasa capek, apalagi saat ini aku sedang hamil 22 minggu.
Ternyata sampai di rumah, aku mendapat whattsup dari si ibu pimpinan yang menyatakan bahwa beliau marah karena mendapati aku dan bu delwina (atasan langsungku) sudah pulang. Aku bisa paham kenapa bu delwina juga pulang, karena dari senin sampai rabu...bu delwina juga pulang di jam yang sama seperti aku, dan kondisi kesehtan bu delwina memang tidak baik. Si ibu pimpinan bilang kalau masih banyak pekerjaan yang belum selesai. Pekerjaan yang mana ya yang dimaksud itu? Karena sebelum pulang, semua memo sudah aku selesaikan dan aku taruh di meja sekretaris karena si sekretaris pun sudah pulang, dan di ruang si ibu pimpinan sedang ad tamu.
Ternyata pagi nya.... aku mendapati memo-memo ku dikembalikan ke mejaku tanpa di tanda tangani. Padahal memo nya hanya untuk pendebetan kewajiban nasabah pembiayaan. Aku jadi gak habis pikir, pimpinan macam apa yang bersikap seperti itu, sangat kenakak-kanakan,. Kalau disuruh mengerti dan memahami, maaf saja.... aku tidak bisa. Pimpinan yang tidak pernah memberikan coaching, bertindak emosional, suka panik, lebay (membesar-besarkan masalah), suka membicatakan orang (bahkan tak jarang fisik), tapi merasa dia telah memberikan role model (contoh yang baik).
Ya... aku cuma bisa berdoa semoga Allah membukakan pikiranya, dia dapat instropeksi diri, dan menjadi pimpinan yang dapat menjadi panutan...amiiiiiiiin....
Selasa, 25 Juli 2017
Laper memicu emosi jiwa
Kejaidan ini kualami kemaren, selasa, 25 juli 2017
Sore ini aku harus kekantor pusat bersama DBM bisnis untuk rapat dengan salah satu nasabah bermasalah yang ad di kantor cabang kami.
Schedule pertemuan ditentukan jam 4, namun ternyata molor hingga jam 5 lebih.
Sampai dengan nasabah pulang, yakni jam 7 lebih, kami belum juga pulang karena masih berlanjut mendiskusikan hasil pertemuan tsb secara internal.
Sampai dengan jam setengah 9, belum selesai juga.... dan belum makan juga sejak sore tadi.
Rasa lapar melanda sangat, rasanya emosi mengebu gebu..
Mulailah mencari cari cemilan dan bertanya kesana sini... alhamdulillah...ada yang memiliki pop mie....
Yah...pop mie...walau aku tau kurang baik untuk dikonsumsi, namun rasa lapar ini tidak tertlong lagi.
Pop mje pun diseduh dan masuk kedalam perut....
Nikmat.........emosipun kembali stabil.
Jadi memang benar kalau rasa lapar bisa memicu emosi.
Sore ini aku harus kekantor pusat bersama DBM bisnis untuk rapat dengan salah satu nasabah bermasalah yang ad di kantor cabang kami.
Schedule pertemuan ditentukan jam 4, namun ternyata molor hingga jam 5 lebih.
Sampai dengan nasabah pulang, yakni jam 7 lebih, kami belum juga pulang karena masih berlanjut mendiskusikan hasil pertemuan tsb secara internal.
Sampai dengan jam setengah 9, belum selesai juga.... dan belum makan juga sejak sore tadi.
Rasa lapar melanda sangat, rasanya emosi mengebu gebu..
Mulailah mencari cari cemilan dan bertanya kesana sini... alhamdulillah...ada yang memiliki pop mie....
Yah...pop mie...walau aku tau kurang baik untuk dikonsumsi, namun rasa lapar ini tidak tertlong lagi.
Pop mje pun diseduh dan masuk kedalam perut....
Nikmat.........emosipun kembali stabil.
Jadi memang benar kalau rasa lapar bisa memicu emosi.
Senin, 24 Juli 2017
Penipuan lewat mandiri ecash
Senin
24 juli 2017
Sekarang-ini aku yg lagi rajin-rajinya jualan di situs carousell. Situs yang kebanyakan isisnya adalah barng bekas. Lumayan.... dr pada dibuang gt aja kan mending dijual bisa dapet uang walau gag banyak.
Awalnya sih aku ngejual sepatu terus baju, akhirnya aku pun ngejual kamera fujifilm instax mini 7s yang aku bandrol dengan harga rp.500ribu
Tidak lama setelah aku upload, mulai ad yang nawar beberapa, dan salah satunya sangat berminat dengan tidak ada nego, pertanyaanya cuma apa bisa dikirim ke bekasi? Alias bukan COD.
Tentu saja aku jawab bisa, akhirnya dia minta no wa, memang agak aneh kenapa todak seperti pembeli lainya yang chat saja lewat aplikasi carousell tsb. Namun keanehan itu aku ambil positif aja, mungkin di takut jika aku menipunya. Dia kemudian dengan cepat mengirim bukti transfer ecash mandiri beserta tutorial cara pengambilan uangnya di atm mandiri. Dan untung saja..... rekening mandiri yang kuberikan adalah milik suami yang lebih ati2 dari pada aku.
Benar saja, waktu suami mau mentransfer ternyata ada yang aneh...petunjuk yang dia kasih malah mengarahkan suami untuk top up mengisi saldo ecash mandiri miliknya. Dan di ngotot banget minta di telpon kalau udah sampe atm, cm aku gak kasih no suami.
Alhamdulillah...masih dilindungi Allah dari kasus penipuan ini...
Bagi yang lain, harus hati2 ya....
24 juli 2017
Sekarang-ini aku yg lagi rajin-rajinya jualan di situs carousell. Situs yang kebanyakan isisnya adalah barng bekas. Lumayan.... dr pada dibuang gt aja kan mending dijual bisa dapet uang walau gag banyak.
Awalnya sih aku ngejual sepatu terus baju, akhirnya aku pun ngejual kamera fujifilm instax mini 7s yang aku bandrol dengan harga rp.500ribu
Tidak lama setelah aku upload, mulai ad yang nawar beberapa, dan salah satunya sangat berminat dengan tidak ada nego, pertanyaanya cuma apa bisa dikirim ke bekasi? Alias bukan COD.
Tentu saja aku jawab bisa, akhirnya dia minta no wa, memang agak aneh kenapa todak seperti pembeli lainya yang chat saja lewat aplikasi carousell tsb. Namun keanehan itu aku ambil positif aja, mungkin di takut jika aku menipunya. Dia kemudian dengan cepat mengirim bukti transfer ecash mandiri beserta tutorial cara pengambilan uangnya di atm mandiri. Dan untung saja..... rekening mandiri yang kuberikan adalah milik suami yang lebih ati2 dari pada aku.
Benar saja, waktu suami mau mentransfer ternyata ada yang aneh...petunjuk yang dia kasih malah mengarahkan suami untuk top up mengisi saldo ecash mandiri miliknya. Dan di ngotot banget minta di telpon kalau udah sampe atm, cm aku gak kasih no suami.
Alhamdulillah...masih dilindungi Allah dari kasus penipuan ini...
Bagi yang lain, harus hati2 ya....
Malem malem rapat
24 juli 2017
Senin
Kalau awal minggu rasanya masih males buat kerja, pengenya pulang jangan terlalu malem... paling lama maghrib lah..
Tapi ternyata tidak bisa seindah harapan...
Ada agenda rapat mvp after maghrib, udah feeling gak enak ni...
Ternyata bener... mvp kayak digunain sebagai kedok aja, karena nyatanya yg banyak dibahas malah hasil audit kemaren... dan bener...sampe jam 9.15 baru kelar bahas hasil auditnya, baru dilanjut untuk pembahasan program mvp. Ya...semoga cepet yah...besok kan masih masuk lagi.. hiks...
Senin
Kalau awal minggu rasanya masih males buat kerja, pengenya pulang jangan terlalu malem... paling lama maghrib lah..
Tapi ternyata tidak bisa seindah harapan...
Ada agenda rapat mvp after maghrib, udah feeling gak enak ni...
Ternyata bener... mvp kayak digunain sebagai kedok aja, karena nyatanya yg banyak dibahas malah hasil audit kemaren... dan bener...sampe jam 9.15 baru kelar bahas hasil auditnya, baru dilanjut untuk pembahasan program mvp. Ya...semoga cepet yah...besok kan masih masuk lagi.. hiks...
Selasa, 18 Juli 2017
Manajemen rempong
18 mei 2017
Suka miris ngeliat manajemen yang sekarang, suka heboh sendiri dan panikan... buktinya sekarang aj, audit minta pra exit 2 hari karna pengenya gak usah bahas sampe malem2. Ternyata pulangnya malam juga karna rempong sendiri bahas persiapan pra exit nya.. hadeh....
Aku aj yang udah pulang karna ad jadwal kontrol malah disuruh balik ke kantor coba. Padahal klo diliat2 temuanya tidak terlalu sulit, cuman dibuat sulit sendiri....
Beginilah uneg2ku malem ini.. semoga ini yang terakhir, amin...
Suka miris ngeliat manajemen yang sekarang, suka heboh sendiri dan panikan... buktinya sekarang aj, audit minta pra exit 2 hari karna pengenya gak usah bahas sampe malem2. Ternyata pulangnya malam juga karna rempong sendiri bahas persiapan pra exit nya.. hadeh....
Aku aj yang udah pulang karna ad jadwal kontrol malah disuruh balik ke kantor coba. Padahal klo diliat2 temuanya tidak terlalu sulit, cuman dibuat sulit sendiri....
Beginilah uneg2ku malem ini.. semoga ini yang terakhir, amin...
Sabtu, 23 April 2016
Comeback Jakarta
Minggu, 24 April 2016
Saat ini aku sedang duduk sendiri di apartemen.
Yup...setelah 3 bulan lamanya aku istirahat dari segala rutinitas di jakarta ini, akhirnya akupun harus kembali lagi...disini..
3 bulan tidak terasa bagiku. waktu ini sungguh cepat sekali berlalu...
harus kutinggalkan Haira dan fatih, kedua buah hatiku tercinta bersama yangti dan yangkungnya di Gresik. Semoga mereka semua baik-baik saja. Saat dulu, Haira utinggal tanpa ada persediaan asi, jadi dia harus minum sufor. Untuk fatih, aku tidak mau mengulang kesalhaan yang sama, aku bertekad untuk memberinya asi ekslusif minimal 6 Bulan. Saat aku pergi, sudah kupersiapkan persediaan asi di frezzer rumah, semoga cukup ya nak...amin...
Sedangkan dikantor, banyak sekali perubahan yang terjadi mengenai personalia, Mbak rika sudah pergi ke Ausi, rotasi para analis, Mbak Lisa yang resign, dan Kepala Cabang yang Baru, padahal kepala cabang sebelumnya belum genap tahun menjabat.
Yang tidak berubah hanya kerjaanku.... ituuuuu terus.... dengan masalah yang sama..... 3 bulan kutinggalkan dan tidak ada yang berubah... masalah bahkan semakin bertambah.....
Nasib..nasib... makin pengen untuk resign kalau seperti ini. Tapi tidak ada satu orang pun yang mendukung keputusanku ini, baik dari pihak suami, orang tuaku, mertua, teman-teman, atasan, semua meyangkankan jika aku harus resign. Aku menjadi semakin ragu... Ya Allah berilah jalan yang terbaik bagi hambaMu ini...Aminnnn
Dan saat ini aku harus mengucapkan "Welcomeback Jakarta, Here I am" Aku harus berjuang demi anak-anaku di Gresik sana... fighting
Saat ini aku sedang duduk sendiri di apartemen.
Yup...setelah 3 bulan lamanya aku istirahat dari segala rutinitas di jakarta ini, akhirnya akupun harus kembali lagi...disini..
3 bulan tidak terasa bagiku. waktu ini sungguh cepat sekali berlalu...
harus kutinggalkan Haira dan fatih, kedua buah hatiku tercinta bersama yangti dan yangkungnya di Gresik. Semoga mereka semua baik-baik saja. Saat dulu, Haira utinggal tanpa ada persediaan asi, jadi dia harus minum sufor. Untuk fatih, aku tidak mau mengulang kesalhaan yang sama, aku bertekad untuk memberinya asi ekslusif minimal 6 Bulan. Saat aku pergi, sudah kupersiapkan persediaan asi di frezzer rumah, semoga cukup ya nak...amin...
Putriku, Haira Okrifta
Putraku, Muhammad Alfatih febrifta
Sedangkan dikantor, banyak sekali perubahan yang terjadi mengenai personalia, Mbak rika sudah pergi ke Ausi, rotasi para analis, Mbak Lisa yang resign, dan Kepala Cabang yang Baru, padahal kepala cabang sebelumnya belum genap tahun menjabat.
Yang tidak berubah hanya kerjaanku.... ituuuuu terus.... dengan masalah yang sama..... 3 bulan kutinggalkan dan tidak ada yang berubah... masalah bahkan semakin bertambah.....
Nasib..nasib... makin pengen untuk resign kalau seperti ini. Tapi tidak ada satu orang pun yang mendukung keputusanku ini, baik dari pihak suami, orang tuaku, mertua, teman-teman, atasan, semua meyangkankan jika aku harus resign. Aku menjadi semakin ragu... Ya Allah berilah jalan yang terbaik bagi hambaMu ini...Aminnnn
Dan saat ini aku harus mengucapkan "Welcomeback Jakarta, Here I am" Aku harus berjuang demi anak-anaku di Gresik sana... fighting
Langganan:
Postingan (Atom)









