Maret ini akhirnya aku pergi dari Jakarta untuk pindah ke Surabaya,
Jakarta yang padat, ramai, sepi hanya saat lebaran saja, serta aku yang tidak pernah betah untuk tinggal disana.
Aku masuk ke Surabaya, yang dekat dengan rumah sehingga setiap hari dapat bertemu dengan anak-anaku tercinta
Mungkin karena aku masih baru disni, jadi semua terasa asing, meskipun aku asli daerah sini. Dengan orang-orangnya, dengan cara kerjanya, semua berbeda. Aku jadi tertawa sendiri dan merasa konyol ketika aku kangen dengan Jakarta, kota yang kubenci, kota yang selama 6 tahun lebih menjadi bagian hidupku. Aku merindukan teman-teman kantor disana, sampai aku mengisi pilihan lokasi outbond yang sebenarnya aku tidak boleh ikut. Sampai akhirnya aku left grup karena aku merasa sudah tidak menjadi bagian mereka.
Sementara suamiku, yang dulunya di Batam malah pindah ke Jakarta. Yak Jakarta, sekali lagi membuat aku merasa sedih, walaupun ada hikmahnya, jarak dengan rumah jadi semakin dekat.
Disni aku merasa dibiarkan, tidak ada arahan khusus. Atasan langsung yang terlalu santai, Kepala Cabang yang maunya main aman. Serta aku tidak tau kenapa tapi setiap bicara denganku, matanya tidak pernah menatap langsung mataku. Entah apa alasanya. Sementara ini aku akan menunggu dan mengamati, wait n see.
Aku harus move on dan segera beradaptasi dengan lingkungan disni. Bismillah, selama ada Allah, semua akan baik-baik saja. Bismillah aku memilih jalan yang tepat dengan keputusanku ini, tidak jadi resign dan mengambil opsi untuk pindah ke Surabaya, amin.
Jumat, 16 Maret 2018
Sabtu, 20 Januari 2018
Goes To Batu
Semenjak papa tidak nyetir lagi, rumah di Batu jadi tidak terurus. Oleh karena itu, akhirnya diputuskan untuk menjual rumah tsb. Dan saat ini sudah ada pembeli.
Aku, mama, papa, haira, fatih dan syifa pergi ke Batu dengan menyewa mobil sesupirmya.
Mobil yang disewa Inova New, katanya baru 2 bulan beli. Enak mobilnya, besar jadi lega. Haira bisa tidur bebas. Syifa juga. Kalau fatih sih lebih suka dipangku mama. Saking enaknya, Haira tidak muntah loh sepanjang perjalanan, baik pergi maumpun pulang. Sementara aku dan Syifa duduk di paling belakang, dan kami pun selfie.
New Car
Ini ceritanya sebenernya suami yang kepengen beli mobil, dari dulu sih kepengenya cuma kalau dulu itu belum ada alasan untuk belinya karena gak butuh-butuh banget. Sedangkan sekarang ini, berhubung aku pindah ke Surabaya, maka rencananya PP tentunya membutuhkan mobil. Maka jadilah beli mobil di akhir tahun kemaren (2017).
Aku pribadi pengenya beli mobil yang kecil aja, kayak Honda Brio, tapi suami kepengen beli Xpander nya Mitsubishi, soalnya dari iklan keliatanya sangat menarik. Jadilah kita pergi ke Dealer Mitsubishi.
Setelah sampai disana dan melihat serta mencoba unit Xpander nya, kita jadi ragu-ragu. Apalagi katanya unitnya masih indent dan baru ready sekitar bulan April-Mei. Akhirnya kita putuskan untuk mencari alternatif lain dengan mengunjungi Dealer Honda.
Ternyata di Dealer Honda ada Event Akhir tahun dengan Cashback yang lumayan plus unitnya ready. Akhirnya kita putuskan untuk membeli Honda Mobilio.
Kurang lebih seminggu mobil dikirim, dan kurang lebih sebulan Nomor Polisi serta STNK sudah jadi. Tinggal BPKB yang katanya ready sekitar 3 Bulanan.
Senin, 15 Januari 2018
Stroller Baru
Berasa banget pegelnya kalau ngajak Syifa jalan2 dengan digendong... Seperti pengalaman kemaren waktu jalan-jalan ke TP, berasa mau pingsan aja... Oleh karena itu, kuputuskan untuk membeli stroller. Tentunya yang enteng alias ringan dan gampang dibawak-bawaknya.
Setelah browsing kesana-sin akhirnya kuputuskan untuk membeli stroller Babyelle Citilite
Penampakan saat dilipat
Handlenya bisa dibelakang
Handle bisa didepan
Ada Syifa naik strollernya
- Merk Stroller : Babyelle
- Jenis : Citilite
- Kegunaan : untuk dibawak saat jalan-jalan atau traveling
- Berat : 4,5 kg
- Warna : Beige (Cokelat gitu)
- Harga : Rp.957.000,-
- Kesan-kesan : enteng, gampang dibawak-bawaknya, warnanya bagus
Sabtu, 06 Januari 2018
NASYIFA NOVERIFTA
Anak ketigaku,
Perempuan,
Lahir 4 November 2017,
dengan Berat 3,75 kg, dan panjang 51 cm
Saat ini berusia 2 bulan, dan mau pergi imunisasi
Perempuan,
Lahir 4 November 2017,
dengan Berat 3,75 kg, dan panjang 51 cm
Saat ini berusia 2 bulan, dan mau pergi imunisasi
BANJIR YANG TIDAK DISANGKA-SANGKA
Sore ini rumah di Randu Agung kebanjiran. Seumur-umur baru sekarang rumah Randi Agung ini banjir, padahal lokasi berada di daerah yang tinggi. Ternyata banjir terjadi karena meluapnya air kali belakang yang airnya masuk ke rumah dan keluar ke depan.
Sore ini memang hujan turun amat deras dan juga lama, tapi tidak disangka sampai menyebabkan kali belang meluap. Pdahal kali belakang rumah termasuk besar untuk dipakai sebagai saluran pembuangan. Alhasil olah raga deh sore hingga malam.
Semoga kejadian ini cuma terjadi sekali saja dan tidak pernah terulang lagi, amin.
Air yang numpang lewat masuk dalam rumah
Haira dan Fatih yang ikut bersih-bersih (padahal cuma mainan, hahaha)
Label:
curhatQ
Les Nyetir
OK, jadi keputusan untuk tetap lanjut di BTN sudah bulat. Untuk itu, aku harus PP Gresik Surabaya. Makanya aku harus bisa nyetir mobil supaya gampang mobilitasnya.
Aku putuskan untuk les nyetir. Setelah nyari-nyari di internet, ketemulah les nyetir yang tidak jauh dari rumah dan bisa mengurus pembuatan SIM juga.
Kursus dilakukan selama 5 kali pertemuan, setiap pertemuan lamanya 2 jam. Aku memilih untuk kursus hari Kamis jam 1, Jumat jam 10, Minggu jam 10, Selasa jam 10, Rabu jam 10.
Mobil bisa milih. Aku memilih untuk menggunakan mobil jazz.
Pertemuan pertama yang harusnya jam 1, molor menjadi jam setengah 2 karena drivernya bingung nyari alamatku.
Pelajaran di pertemuan pertama ini:
1)Kaki kiri diistirahatkan, jangan pernah dipakek. Yang dipakek cukup kaki kanan saja, baik rem ataupun gas.
2)Kalau ngerem jangan mendadak
3)Rute jalanya di KIG - PETRO - PANGSUD - KARTINI - USMAN SADAR - BUNCOB - balik rumah
Pertemuan kedua harusnya hari Jumat, tapi ternyata Bos Les Nyetirnya lupa menuliskan jadwalku, jadi direschedul ke hari Kamis depan jam 10.
Pertemuan kedua:
1)Ganti driver, katanya tergantung bosnya njadwalin siapa yang mengajar
2)Belajar belok
3)Belajar meluruskan mobil
4)Rute jalanya di KIG - PETRO - USMAN SADAR - RAMAYANA - GKB - KIG - Balik rumah
Pertemuan ketiga:
1)pengajar sama dengan pertemuan kedua
2)Muter-Muter ke SUCI - Giri - Kartini - GKB - Manyar - GKB - Back Home
Pertemuan keempat:
1)Ke Suci, Lapngan belajar parkir
Pertemuan kelima:
1)Ke Suci, Lapngan belajar parkir
Dan sampai pada pertemuan terakhir rasanya belum mantep, apalagi parkirma, belum diajari parkir pararel, jadi sepertinya harus menambah paket.
Bismillah semoga lancar dan aku bisa bawak mobil PP Surabaya Gresik, amin
Label:
curhatQ
Langganan:
Postingan (Atom)









