Jumat, 14 Mei 2010

IN MY SPARE TIME (STILL LOOKING FOR THE JOB)

After graduate, I feel lonely...
I miss my friends, I miss study, and the strangest thing is missing test..

Well, it's the time for me to be mature and wise..
Rata Penuh
Ah...udah deh berbahasa inggrisnya..pusing nie :p

Oke...aku cukup bingung untuk memulai tulisan di blog ini..habis...dah lama banget gak nulis.(kata hati : maaf yah blogku..kau kuterlantarkan...). aku terpacu lagi untuk nulis karena temenku (Deri^^) yang menginspirasi dengan blog nya yg di Update terus..(kata hati: jangan Ge-er yah Der :p)

Sekarang ini statusku gak jelas. Pernah suatu saat aku ingin membuat kartu perpustakaan daerah yang mengharuskan mengisi formulir. Di formulir itu terdapat pilihan yakni: PNS, pegawai swasta, guru, mahasiswa, pelajar, dan umum. Karena aku sudah lulus kuliah, jadi gak mumungkin kalau aku memilih mahasiswa, jadi aku pun memilih umum saja. Ya...status gak jelas gini, jadi sedih juga. Walau pun masih tiga bulan menganggur...namun rasanya tetap saja nggak enak. aku udah berusaha loh biar bisa cepet-cepet menanggalkan status pengangguranku itu. Telah banyak lowongan yang kuajukan dan banyak juga tes-tes kerja yang kujalani, namun hingga saat ini masih belum ada yang fix, tapi aku masih bersyukur karena masih ada yang on going. Salah satu tes yang kukerjakan dan gagal ialah tes di BNI. Aku gagal di tahap Focus Group Discussion and Interview. Tapi itu kuanggap sebagai pelajaran yang amat beerharga. Dan saat ini aku masih menunggu hasil tes kesehatan PLN serta psikotes ADHIMIX, walau yg terakhir aku tidk terlalu berharap. Tes kesehatan PLN tidak berjalan seperti yang kuharapkan. Ada masalah dengan pemeriksaan ECG (jantung). Entah mengapa jantungku berdebar kencang dan detaknya sangat keras hingga aku mengulang tes ini sampai 3 kali, entah bagaimana analisa dokter mengenai jantungku ini >.<

Sekarang ini hot-hot nya dibuka pendaftaran di DEPARTEMEN KEUANGAN. Syaratnya buanyak banget dan cukup ribet. Untuk keterangan lebih lanjut klik disini

Pendaftaran Online dibuka mulai tanggal 10 hingga 16 Mei 2010. Aku memutuskan untuk mendaftar tanggal 12, maklum karena aku tanggal 10 hingga 11 masih di kos Surabaya atau dengan kata lain tidak tersedia akses internet gratis. Aku memutuskan untuk daftar setibanya aku di Gresik, akibatnya aku mendapatkan nomor 44.174. Walah.....wakeh tenan digitnya...Aku membayangkan begitu banyaknya orang yang mengikuti tes. Gosipnya, DEPKEU cuma membutuhkan ribuan orang saja. Ya Allah...semoga aku bisa lolos...AMIN..

Hari ini, tanggal 14 Mei 2010...aku dengan diantar mama mengurus SKCK serta surat keterangan sehat. Perjalanan dimulai dari kantor kelurahan, namun karena terlau pagi, yakni jam 8, kantor pun masih tutup. Oleh karena itu, kami memutuskan ke RSUD Bunder untuk mengurus surat keterangan sehat. Sampai di Bunder kami kebingungan karena banyak banget orang yang antri, hm..bisa-bisa sampai siang baru selesai. Akhirnya kami memutuskan untuk mengurus surat tersebut di puskemas saja. Puskesmas ada di dekat kantor kecamatan. Di puskesmas cuma diukur tinggi badan, tensi, serta berat badan. Di puskesmas ini ada dua orang yang bertanya padaku mengenai hl yang sama, yakni:

Di ruang periksa......
Ibu1: Mbak nya lulus SMA ya?
Aku: bukan bu, saya lulus S1
Ibu1: diam.........

Di dekat apotik:
Ibu2: Mbaknya baru lulus SMA ya?
Aku: Bukan Bu, saya sudah lulus S1
Ibu2: Wah, gak keliatan kalau sudah lulus S1 (heran dan kagum)
Aku: Tersenyum(ge-er karena terlihat awet mudah)

Dengan perasaan bahagia aku membayar surat kesehatan itu seharga 5ribu rupiah, dan melaju ke kantor kelurahan.
Alhamdulillah sudah buka. Aku dan mama bertanya mngenai cara mengurus SKCK dan ternyata yang dibutuhkan adalah:
  1. FC KTP
  2. FC kartu keluarga
  3. FC PBB
  4. foto berwarna 4 x 6 sebanyak 4 lembar
  5. surat pengantar RT/RW
Poin 1, 4, 5 sudah siap, namun aku tidak menyangka kalau poin 2 dan 3 juga dibutuhkan. Oleh karena itu, aku dan mama balik lagi ke rumah, dan kembali lagi ke kantor kelurahan. Di kantor kelurahan dipungut bayaran sebesar 5ribu rupiah, setelah itu pergi ke kantor kecamatan yang letaknya di dekat puskesmas. Bolak-balik deh ceritanya.....

Di kantor kelurahan dipungut biaya seikhlasnya, aku memutuskan membayar 5ribu saja. Di kecamatan suratnya cepat sekali selesai, hm...sekitar 5 menit saja. Setelah itu, cabut ke POLSEK. Di POLSEK ternyata sudah banyak beberapa orang yang meminta SKCK. Di sini bertemu dengan seorang cewek yang sepertinya lebih tua dariku, sebut sajah mbak1.

Mbak1: itu yang diluar ibunya?
Aku: iyah
Mbak1: Bu Elly ya?
AKu: iyah
Mbak1: saya dulu pernah diajar
Aku: Ooo....
Mbak1: Mbak nya dulu SMA mana?
Aku: SMA 1 GRESIK
Mbak1: Loh kok?(Heran) Saya juga SMA N 1 Gresik, baru lulus kemaren
Aku: Um..Saya sekarang sudah lulus S1 (senyum)
Mbak1: Oalah..saya kira seangkatan..hehehehe...
Aku: (yes..aq terlihat awet mudah)

SKCK dr Polsek ternyata lebih cepat dari yang kabarkan. Gosipnya kan ninggal 1 hari tapi ini cuma nunggu 15 menit saja. Hanya tinggal cap 3 jari dan selesai sudah tanpa membayar sepeser pun. Salut pak polisi^^

Sekarang tinggal berdoa, semoga diberi kelancaran, persyaratan ini dapat sampai tepat waktu dan juga syah..AMIN..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar